FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Memudahkan Akses Menyeberang Rel KA di Jelakombo, Dinas Perkim Jombang Bangun Jalan Baru

Advertorial     Dibaca : 106 kali Penulis:
Memudahkan Akses Menyeberang Rel KA di Jelakombo, Dinas Perkim Jombang Bangun Jalan Baru
FaktualNews.co/Istimewa
Petugas PPK, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas dan perwakilan warga setempat saat melakukan Uitzet di lokasi pekerjaan, Selasa (10/8/2021).

JOMBANG, FaktualNews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) membuat jalan baru di selatan rel kereta api, Kelurahan Jelakombo, Kecamatan/Kabupaten Jombang untuk akses warga menuju wilayah di utara rel kereta.

Selama ini warga harus mengambil jalam memutar untuk bisa mencapat salah satu sisi rel kereta api. PT. KAI untuk menutup akses jalan warga yang melintas rel kereta.

“Sebagai dampak dari kebijakan PT KAI tersebut, warga harus menempuh jarak yang cukup jauh jika akan menuju sisi utara rel kereta yang merupakan pusat kegiatan maupun menuju perkotaan,” jelas Kepala Disperkim, Heru Widjajanto, Kamis (12/8/2021).

Menurut Heru, pihaknya telah melakukan Uitzet atau kegiatan pengukuran ulang di lapangan pada Selasa (10/8/2021).

“Petugas PPK, kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas sudah melakukan Uitzet dengan diikuti oleh perwakilan warga di lokasi pekerjaan,” jelas Heru.

Kata Heru, pembangunan jalan baru sepanjang 500 meter tersebut dikerjakan oleh CV. Karya Prima Nusantara dengan nilai kontrak sebesar Rp. 602 juta.

Lebih jauh Her menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang setiap tahun terus menganggarkan biaya untuk pembangunan/rehabilitasi jalan desa atau kelurahan. Hal ini karena kawasan desa atau kelurahan merupakan kawasan penyangga perkotaan jombang.

“Berdasarkan hasil survei pembaharuan data pada tahun 2019, diperoleh data bahwa masih banyak ruas jalan di daerah kelurahan yang masih membutuhkan pengananan. Penanganan yang dimaksud adalah penanganan jalan tanah, jalan paving, jalan lapen dan jalan hotmix tergantung dari kondisi kebutuhan penanganan di tempat tersebut,” kata Heru memungkasi.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh