FaktualNews.co

Jaga Tradisi Leluhur Bumi Majapahit, Pemkab Mojokerto Gelar Ruwat Agung Nuswantara 2021

Sosial Budaya     Dibaca : 243 kali Penulis:
Jaga Tradisi Leluhur Bumi Majapahit, Pemkab Mojokerto Gelar Ruwat Agung Nuswantara 2021
FaktualNews.co/Lutfi.
Pertunjukkan tari dalam acara puncak Ruwat Agung Nuswantara 2021 di Pandapa Agung Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (20/8/2021) malam. 

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menghelat Ruwat Agung Bumi Nuswantara 2021 di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menjaga tradisi leluhur Majapahit, Jumat (20/8/2021) malam.

Kegiatan tahunan yang dilaksanakan Disparpora Kabupaten Mojokerto, telah diawali rangkaian acara menarik beberapa hari sebelumnya pada 18 sampai 19 Agustus 2021 yang dilaksanakan secara virtual.

Antara lain Kirab Undoh-Undoh virtual bertempat di Situs Sumur Upas Sentonorejo, Ruwat Sukerto virtual di Gedung Kesenian Disparpora, dan Festival Macapat virtual tingkat SMA sederajat di Gedung Kesenian Disparpora.

Hingga acara puncak Saserahan Pusaka dan Mangesti Suro di Pendapa Agung Trowulan yang dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Muhammad Albarraa, Pj Sekdakab Himawan Estu Bagijo, Forkopimda dan OPD Pemkab Mojokerto.

Malam Mangesti Suro dibuka dengan prosesi saserahan pusaka kepada bupati, dilanjutkan Wedar Sesaji, ditutup dengan doa lintas kepercayaan oleh enam pemuka agama, serta wayang kulit bertajuk “Prajnaparamita Wilwatikta” Dewi Kebijaksanaan Tertinggi (Tribhuana Tunggadewi).

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menjelaskan, bahwa Mangesti Suro merupakan kegiatan melestarikan budaya Majapahit, yang rutin digelar tahun. Khusus dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan sarat makna spiritual dan persatuan tersebut juga dimaksudkan untuk memohon kepada Yang Maha Kuasa agar pandemi segera berakhir.

“Tahun kemarin acara ini tidak dilaksanakan karena pandemi. Meski saat ini Covid-19 belum berakhir, kita berusaha melaksanakan dengan penyesuaian kebiasaan baru dengan menerapkan prokes ketat,” katanya.

Ia berharap, tradisi semacam ini bisa terus terlaksana untuk menjaga tradisi leluluhur bumi Majapahit. Selain itu menjadi kesempatan memohon pertolongan kepada yang Maha Kuasa agar pandemi Covid-19 bisa segara terkendali.

“Mudah-mudahan kita bisa terus menjaga tradisi luhur Bumi Majapahit kita. Dengan menyatukan simpul keagungan spiritual, kita juga berdoa bersama memohon pada Yang Maha Kuasa agar pandemi ini segera terkendali,” tandasnya.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin