FaktualNews.co

Pemuda Asal Jombang Tewas Jadi Korban Pembunuhan di Trowulan Mojokerto

Kriminal     Dibaca : 432 kali Penulis:
Pemuda Asal Jombang Tewas Jadi Korban Pembunuhan di Trowulan Mojokerto
FaktualNews/Muhammad Lutfi Hermansyah/

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Seorang pemuda asal jombang di duga menjadi korban pembunuhan di Dusun Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (24/8/2021).

Korban diketahui bernama Rizki Apdianto (28), warga Dusun Bandaran, desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Informasi yang dihimpun di lokasi, korban awalnya berlari dari kebun bambu (barongan) di belakang rumah warga dengan teriak minta tolong dan bersimbah darah ditubuhnya sekitar pukul 14.45 WIB.

Kemudian ia tergelatak tak berdaya di pinggir jalan depan rumah warga sekitar. Seketika itu juga korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Warga setempat, Yuni (45) mengatakan, mendengar teriakan minta tolong dari luar rumah. Namun dirinya tidak langsung keluar.

“Tapi saya tidak langsung keluar, setelah warga berbondong-bondong melihat akhirnya saya keluar dan mengetahui korban sudah tergelatak,” katanya.

Melihat hal itu, warga tidak berani menyentuh korban karena terdapat luka tusuk pada bagian dada dan perut. Kemudian warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Trowulan.

Kapolsek Trowulan, Kompol Imam Mahmudi menjelaskan, luka yang terdapat pada tubuh korban masih dalam penyelidikan tim indentifikasi Polres Mojokerto.

Pihaknya belum bisa menyampaikan penyebab luka yang dialami korban.

“Untuk lukanya kita belum bisa menyampaikan, nanti disampaikan rekan-tekan tim ident, karena ini nanti juga diambil alih oleh Satreskrim Polres Mojokerto untuk penyidikannya,” jelasnya.

Menurutnya, di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan sandal dan handphone milik korban.

“Sepeda motor belum ada informasi. Untuk lain-lainnya nanti disampaikan Satreskrim perkembangannya. Sementara kita masih mengambil keterangan dari saksi-saksi warga sekitar dan pihak keluarga yang melaporkan kejadian,” ungkap Imam.

Hasil dari keterangan saksi-saksi sementara, korban sebelumnya pergi ke warung yang berada di dekat TKP.

Ditambahkannya, jika melihat dari darah yang tercecer dari arah belakang rumah, ia menduga korban ditusuk di belakang rumah yang merupakan kebun bambu.

“Kalau dari belakang rumah, kemungkinan ditusuknya atau ditikamnya di belakang rumah. Namun kemudian dia (korban) lari ke depan rumah lalu terjatuh di jalan Kraton, Desa Temon ini,” imbuhnya.

Setelah dilakukan olah TKP oleh tim identifikasi Polres Mojokerto, korban dibawah ke Rumah Sakit Pusdik Sabhara, Porong, Sidoarjo untuk dilakukan otopsi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid