FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Sopir Tewas Tergencet Bak Dump Truck di Bengkel Kademangan Blitar, Ini Kronologinya

Peristiwa     Dibaca : 1041 kali Penulis:
Sopir Tewas Tergencet Bak Dump Truck di Bengkel Kademangan Blitar, Ini Kronologinya
FaktualNews.co/dwi haryadi
Korban tergencet bak truk sebelum dievakuasi petugas di bengkel di Blitar.

BLITAR, FaktualNews.co – Darianto (45), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates Kabupaten Blitar meninggal akibat kepalanya tergencet bak dump truck miliknya di Bengkel Jaya Per Kelurahan/Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Rabu (25/8/2021).

Kejadian tersebut bermula sekitar jam 07.00 WIB korban bersama Abdul Slamet datang ke bengkel Putra Jaya Per Kelurahan Kademangan untuk mengganti per (pegas) dump truck No Pol AG 9939 KB bagian kiri belakang.

Dengan mesin hidrolis, korban kemudian menaikkan bak dump truck guna mempermudah mengganti per. Untuk keamanan, pada sisi belakang, oleh pemilik bengkel diberi pengganjal balok kayu.

Selanjutnya per dump truck dilepas dan diganti 2 buah. Setelah selesai, sekitar jam 08.00 WIB korban berusaha mengganti kawat/oler yang mengarah ke unit PTO (power take off) di tengah sasis dump truck.

Korban melepas kabel oler yang lama dengan posisi duduk di tengah sasis belakang. Namun mesin hidrolis tiba-tiba menurunkan bak truk, sehingga menekan korban.

Korban yang berada di antara sasis dan bak dump truck terjepit di antara sasis dan bak dump truck, yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

“Mengetahui kejadian tersebut, pemilik bengkel melaporkan ke Polsek Lobar. Polisi kemudian korban mendatangi lokasi ternyata kepala korban sudah terjepit hingga gepeng,” kata Kapolsek Lobar AKP Suyanto.

Suyanto menambahkan, mengetahui kejadian tersebut, lalu anggota polsek menghubungi bagian identifikasi Polres Blitar dan petugas kesehatan Puskesmas Kademangan.

Keduanya melakukan pemeriksaan dan korban dibawa ke Pukesmas Kademangan sudah dalam posisi meninggal dunia.

“Korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga, karena keluarga korban tidak bersedia jenazah korban diautopsi. Keluarga lalu membawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono