FaktualNews.co

Kurangi Takaran, SPBU Suboh Situbondo Disegel Petugas Disdagin

Peristiwa     Dibaca : 489 kali Penulis:
Kurangi Takaran, SPBU Suboh Situbondo Disegel Petugas Disdagin
FaktualNews.co/fatur
Petugas saat menyegel SPBU Suboh, Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Guna memastikan mesin pompa di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sesuai takaran, petugas gabungan Disdagin, Polres dan Satpol PP Situbondo, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah SPBU di Kota Situbondo, Kamis (26/8/2021).

Hasilnya, petugas dipimpin Kasi Pengawasan Kemeterologian pada Kantor Disdagin Kabupaten Situbondo Hevin Switerson, mendapati pompa SPBU Suboh mengurangi takaran, khususnya BBM jenis pertamax. SPBU tersebut pun disegel petugas.

Hevin Switerson mengatakan, pompa SPBU Suboh, Situbondo, khusus untuk BBM jenis pertamax ditemukan merugikan konsumen. Yakni takarannya melebihi batas kewajaran 00,5. SPBU berlokasi di Jalur Pantura Situbondo kurang dari 50 ml.

“Sehingga untuk memberikan efek jera, kami langsung menyegel pompa SPBU Suboh, khususnya untuk BBM jenis pertamax,”ujar Hevi Switerson, Kamis (26/8/2021).

Menurut dia, sebetulnya SPBU Suboh ini baru sepekan lalu dilakukan tera ulang, namun kenapa ketika dilakukan sidak didapati takaran pompa khusus untuk BBM jenis pertamax itu kurang dari 50 ml.

“Seharusnya, setelah dilakukan tera ulang mesin pompa SPBU lebih bagus, namun kenyataan tidak terjadi di SPBU Suboh. Oleh karena itu, kami tidak dapat memastikan penyebab kurangnya takaran di SPBU Suboh, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak,” pungkasnya.

Sementara itu, Irwan yang mengaku wakil pemilik SPBU Suboh berdalih, kurangnya takaran SPBU khususnya pada BBM jenis pertamax itu, akibat terjadinya kerusakan mesin pompa.

“Berdasarkan hasil tera ulang yang dilakukan satu minggu lalu, semua mesin pompa di SPBU Suboh layak operasi,” kata Irwan.

Menurutnya, karena hasil sidak petugas gabungan, khusus BBM jenis pertamax ditemukan kekurangan 50 ml, sehingga pihaknya meminta kepada petugas Disdagin tersebut untuk melakukan tera ulang.

“Bahkan, petugas Disdagin sudah meluncur ke SPBU untuk melakukan tera ulang,” bebernya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono