FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Mess Persebaya Surabaya Dirusak Orang Misterius, Kaca Jersey Pemain Legendaris Berantakan

Peristiwa     Dibaca : 292 kali Penulis:
Mess Persebaya Surabaya Dirusak Orang Misterius, Kaca Jersey Pemain Legendaris Berantakan
FaktualNews.co/risky prama
Kondisi wisma atau mess Persebaya Surabaya usai dirusak orang tak dikenal

SURABAYA, FaktualNews.co – Mess Persebaya atau Wisma Karanggayam di Jalan Karanggayam No 1 Kecamatan Tambaksari Surabaya, dirusak orang tak dikenal alias misterius, Kamis (26/8/2021).

Sejumlah barang yang ada di bagian dalam gedung mengalami kerusakan, serta kaca pecah dan berserakan.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya M. Afghani Wardhana memastikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satpol PP dan Linmas untuk mengamankan lokasi.

Termasuk mengamankan sejumlah benda bersejarah yang tersimpan di dalam wisma.

“Terkait artefak, inventaris maupun piala-piala kita amankan. Sekarang teman-teman Dispora ada di lokasi bersama Satpol PP dan Linmas. Besok kita bawa ke Stadion 10 November,” kata Afghani saat dihubungi Kamis (26/8/2021) petang.

Ia menjelaskan, karena kondisi di wisma Karanggayam posisinya sudah gelap, maka proses inventarisasi akan dilanjutkan besok pagi.

“Kita sebetulnya sore tadi sudah mulai menginventarisir, mendata piala-piala, artefak, piagam dan sebagainya. Karena sekarang kondisinya gelap, sementara kita jaga dulu dan besok pagi kita inventarisir lagi,” katanya.

Rencananya, Afghani menyebut, pihaknya bakal mencarikan ruangan khusus di Stadion Gelora 10 November untuk menyimpan benda-benda bersejarah itu.

Meski begitu, pihaknya sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab di wisma tersebut.

“Kita nanti carikan ruang di sana (Gelora 10 November) sambil menunggu progres seperti apa nanti ke depan. Kita sendiri tidak pernah memperkirakan kejadian itu. Tapi, terkait artefak, piagam dan piala-piala, Insya Allah kita pastikan aman,” tutup dia.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono