FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Ranupani Masuk 50 Desa Wisata Indonesia, Bupati Lumajang Kebut Pembangunan Amfiteater

Wisata     Dibaca : 564 kali Penulis:
Ranupani Masuk 50 Desa Wisata Indonesia, Bupati Lumajang Kebut Pembangunan Amfiteater
FaktualNews.co/efendi murdiono
Bupati Lumajang melihat langsung pembangunan Amphitheater di Desa Wisata Ranupani

LUMAJANG, FaktualNews.co – Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Merespon itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang segera merampungkan pembangunan amphitheater (amfiteater) yang berada di sekitar Ranupani. Selain itu, juga melakukan perbaikan pada sejumlah fasilitas yang berada di Ranuregulo.

Ampiteater adalah sebuah gelanggang atau tribun terbuka yang digunakan untuk pertunjukan hiburan dan pertunjukan seni.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menargetkan pembangunan amfiteater selesai September 2021. Untuk beberapa bangunan yang kurang layak bakal dibangun ulang.

Termasuk menambah beberapa fasilitas, supaya bisa menampung pengunjung ketika diselenggarakan event nasional maupun internasional.

“Ada beberapa infrastruktur yang sedang kami persiapkan. Amfiteater kemudian penataan fasilitas Ranu Regulo. Tentu infrastruktur ini masih dibutuhkan tambahan, baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” kata Thoriq di sela kunjungan ke Ranupani, Jumat (27/08/2021).

Bupati Thoriq dalam waktu dekat juga segera menata Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan seluruh Pemdes Ranupani untuk memastikan, selain pengelolaan, juga harus ada pemberdayaan masyarakat.

Bupati Lumajang mengaku bersyukur karena Kabupaten Lumajang masih dipercaya sebagai pilot project perhutanan sosial, salah satunya memaksimalkan potensi Desa Ranupani.

Termasuk mendorong pemerintah setempat untuk melibatkan masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan.

“Sekarang Ranupani masuk 50 besar desa wisata. Target kami masuk 10 besar dan tahun-tahun yang akan datang ini bisa betul-betul menjadi unggulan wisata nasional. Namun, ada beberapa hal yang harus kami benahi. Baik infrastruktur, SDM dan pemeliharaan yang berkelanjutan. Itu harus dilakukan semua pengelola kawasan wisata di Desa Ranupani,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono