FaktualNews.co

Kapal Pesiar Mewah di Pelabuhan Turki Jadi ‘Bangkai’ Selama Pandemi

Unik     Dibaca : 122 kali Penulis:
Kapal Pesiar Mewah di Pelabuhan Turki Jadi ‘Bangkai’ Selama Pandemi
FaktualNews/Redaksi FN/

FaktualNews.co – Banyak kapal pesiar mewah yang dulunya menjadi tempat berlibur orang-orang tajir kini bernasib nestapa.

Terkena guncangan keras pandemi, kapal pesiar ini masuk ke dalam daftar jual, namun bukan penjualan kapal pesiar utuh, melainkan penjualan besi-besi tua dari bagian kapal. Artinya, banyak kapal pesiar yang dulunya terlihat glamor kini hanya berstatus bangkai barang rongsokan.

Dilansir CNBC Indonesia, hal ini terungkap lewat bisnis yang ada di Pelabuhan Aliaga, Turki. Tempat ini dikenal sebagai pemakaman kapal pesiar, dimana unit yang sudah tidak lagi digunakan bakal dibawa untuk ‘dikuliti’ tiap sudut bagiannya.

“Melihat benda-benda besar seperti itu di pantai dihancurkan terasa sangat menarik, namun juga memilukan,” kata Peter Knego, jurnalis pelayaran lepas yang telah mengunjungi galangan kapal di seluruh dunia untuk memotret proses dan mengumpulkan furnitur dan potongan interior untuk rumahnya dilansir dari CNN.

Ketika bagian eksterior kapal bakal dihancurkan, maka bagian interior seperti perabotan hingga kamar mandi akhirnya dijual ke pemilik bisnis atau kolektor lokal. Hasilnya, bisnis rongsokan besi kapal pesiar di Aliaga, Turki meningkat 30%, menurut laporan Reuters. Bisnis rongsokan kapal juga ada di Alang, India.

Sejumlah foto-foto drone dari galangan kapal menggambarkan kapal pesiar zombie, dimana setengah kapal masih mengesankan karena belum dibongkar, sementara kapal lainnya sudah setengah kerangka dengan puing-puing terbuka.

Salah satu kapal bernasib seperti ini adalah perusahaan AS, Carnival Corporation yang menjual 18 kapal pesiar kurang efisien. Langkah ini mengurangi 12% dari keseluruhan armadanya.

Celakanya, sebelum 2020 banyak kapal pesiar yang dibangun demi memenuhi permintaan yang terus meningkat. Celakanya, Covid-19 datang secara tiba-tiba dan meledak di tahun lalu. Hasilnya menjadi kelebihan kapal dengan permintaan yang sangat minim.

Padahal di masa lalu, kapal pesiar bisa berlayar selama beberapa dekade sebelum berakhir sebagai rongsokan. Kini kondisinya sudah berbeda.

Fenomena bangkai kapal juga diungkap oleh pelaut yang bekerja di kapal pesiar, Vincent Hulu. Dalam sebuah tayangan tiktoknya, Ia menunjukkan sebuah kapal pesiar dengan panjang kurang lebih 80-100 meter terdampar karatan. Hal itu menunjukkan sudah tidak ada lagi perjalanan yang ditugaskan kepada kapal pesiar tersebut.

“Setiap aku liat kapal ini aku sedih banget lho, liat kapalnya berkarat semua. Aku nggak tau ini punya company siapa, cuma gara-gara efek pandemi, kapalnya udah berhenti beroperasi dan udah terbengkalai,” ujarnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid
Sumber
cnnindonesia.com