FaktualNews.co

Pemberian Vaksin Booster untuk Nakes di Jember Capai 51 Persen

Kesehatan     Dibaca : 88 kali Penulis:
Pemberian Vaksin Booster untuk Nakes di Jember Capai 51 Persen
FaktualNews.co/ Istimewa
Ilustrasi vaksin moderna. (kompas.com - Dok. Kementerian Kesehatan)

JEMBER, FaktualNews.co – Penyuntikan dosis ketiga atau booster vaksin Moderna untuk para tenaga kesehatan di Kabupaten Jember sudah mencapai 51 persen.

Plt. Kepala Dinkes Jember Wiwik Supartiwi mengatakan, dosis ketiga yang diberikan minimal tiga bulan setelah penyuntikan vaksin dosis kedua tersebut sejauh ini sudah diberikan kepada 4.000 lebih tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah sudah dilakukan, (dengan ketentuan) memberikan pakta integritas, bahwa mereka sudah menyelesaikan vaksinasi kedua,” ujarnya.

Wiwik menyebut pemberian dosis ketiga vaksinasi Covid-19 untuk sementara hanya diberikan kepada para tenaga kesehatan.

“Untuk booster, hanya untuk nakes dulu,” kata Plt. Kepala Dinkes Jember Wiwik Supartiwi, Jumat (3/9/2021).

Kata Wiwik, untuk masyarakat umum saat ini kita masih tahap sosialisasi. Pelaksanaanya dilakukan di 13 rumah sakit yang menjadi fasilitas kesehatan (faskes) untuk melakukan vaksinasi,” ujarnya

Sejauh ini, Wiwik menjelaskan, pemberian dosis vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Jember baru mencapai 16,90 persen.

“Angka itu diketahui dari pelaksanaan vaksin dosis pertama. Yakni secara jumlah ada 337.893 masyarakat Jember yang sudah tervaksin,” sebutnya.

Terkait target untuk mencapai herd immunity penduduk Jember yang berjumlah kurang lebih 2,53 juta orang, kata Wiwik, vaksinasi harus mencapai lebih dari 70 persen masyarakat Jember.

“Kurang lebih (targetnya) 1,77 juta masyarakat harus tervaksin semua. Tapi kalau dari Kemenkes yang di dashboard KPCPEN targetnya 1,99 juta Penduduk,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pihaknya berupaya untuk bisa melakukan vaksinasi secara merata mencapai target 70 persen tersebut.

“Sedangkan untuk jumlah masyarakat yang sudah tervaksin dosis 1,2, dan 3, jumlahnya sebanyak 505.528 orang atau tercapai 25,28 persen,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh