FaktualNews.co

Belasan SMP Negeri dan Swasta di Kota Surabaya, Siap Laksanakan PTM Terbatas

Pendidikan     Dibaca : 63 kali Penulis:
Belasan SMP Negeri dan Swasta di Kota Surabaya, Siap Laksanakan PTM Terbatas
FaktualNews.co/Risky//.
Ruang kelas di SMPN 3 Surabaya, disemprot disinfektan sebelum laksanakan PTM.

SURABAYA, FaktualNews.co – Sebanyak 15 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri maupun Swasta di Kota Surabaya siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Senin (6/9/2021). Sebelumnya, 15 lembaga pendidikan ini telah lolos asesmen dan melaksanakan simulasi PTM.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Sekolah Menengah (Sekmen) Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Tri Aji Nugroho menyatakan, sebelum melaksanakan PTM, pihaknya bersama Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, telah melakukan asesmen ke sekolah-sekolah yang siap melaksanakan PTM.

“Sebelumnya ada 15 sekolah yang sudah pernah melaksanakan simulasi PTM. Sehingga kita tinggal final checking, untuk istilahnya kita cek lagi yang dulu sudah disiapkan masih ada atau tidak, makanya kita cek ulang,” kata Tri Aji Nugroho.

Hasilnya, Aji menyebut, ada sebanyak 15 SMP Negeri dan swasta yang siap melaksanakan PTM pada Senin (6/9/2021) besok. Sedangkan bagi sekolah yang belum pernah melakukan simulasi PTM, akan melakukan simulasi terlebih dahulu.

“Secara prinsip PTM dan simulasi sebenarnya sama, mereka sama-sama menghadirkan siswa. Bedanya, untuk yang simulasi kita batasi hanya dua kelas saja yang digunakan,” ungkap Aji.

Salah satu lembaga pendidikan yang telah siap melaksanakan PTM pada Senin (6/9/2021) adalah SMPN 3 Surabaya.

Kepala SMPN 3 Surabaya, Sukarjo menjelaskan beberapa persiapan yang telah dilakukannya jelang dimulainya PTM. Di antarannya yakni, membuat surat edaran kepada wali murid terkait surat pernyataan bahwa mereka mengizinkan putra-putrinya mengikuti PTM di sekolah.

“Alhamdulillah, kami sudah melakukan beberapa persiapan. Untuk mengikuti PTM, wali murid harus menyetujui terlebih dahulu dengan membuat surat pernyataan yang kemudian kami kumpulkan,” kata Sukarjo.

Selain itu, Sukarjo juga memastikan bahwa pelaksanaan PTM di SMPN 3 Surabaya menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Baik murid maupun pengantar akan dicek suhu tubuhnya terlebih dahulu di depan gerbang sekolah menggunakan thermogun.

“Jika suhu murid normal, mereka dipersilahkan untuk masuk ke sekolah. Di sisi lain, mereka tetap diwajibkan untuk selalu menggunakan masker saat berada di sekolah,”pungkasnya.

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin