FaktualNews.co

Kronologi Pria Asal Kediri Habisi 2 Gadis Kakak Beradik di Sidoarjo

Peristiwa     Dibaca : 148 kali Penulis:
Kronologi Pria Asal Kediri Habisi 2 Gadis Kakak Beradik di Sidoarjo
FaktualNews.co/Alfan Imroni
HE, tersangka pelaku pembunuhan dua gadis kakak beradik di Sidoarjo saat menjawab pertanyaan polisi di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (7/9/2021).

SIDOARJO, FaktualNews.co – HE (26) pemuda asal Plosok Klaten, Kediri harus mendekam dan terancam hukuman berlapis lantaran tega membunuh DA dan DR (adik kakak) di sebuah rumah di kawasan Gang Melati, RT 01 RW 03, Dusun Wedoro Sukun, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menuturkan, dari hasil pemeriksaan tersangka mendatangi rumah korban dan waktu itu ditemui oleh DA (korban).

“Tak berselang lama datang DR (kakak DA) dan langsung cek-cok,” kata Kusumo, Selasa (7/9/2021).

Melihat kakaknya cek-cok dan pelaku mencekik DA, DR langsung pergi ke dapur dan mengambil pisau. Tahu DR membawa pisau, pisau itu kemudian di rebut oleh pelaku dan ditusukkan ke DR.

“Melihat adiknya ditusuk, kakaknya menjerit histeris,” katanya.

Takut didengar orang, pelaku menyekap dan mencekik DA hingga tewas. “Satu persatu kedua korban dimasukkan ke dalam sumur yang berada di belakang rumah,” kata Kusumo.


Berita sebelumnya:

• Sadis, Kakak Beradik di Sidoarjo Ditemukan Tewas Didalam Sumur

• Mobil Orang Tua Korban Pembunuhan di Sidoarjo Berhasil Ditemukan


Pelaku yang pernah bekerja di warung kopi milik keluarga korban itu sempat berupaya membersihkan darah di tempat kejadian menggunakan sarung. Setelah itu, pelaku keluar rumah menggunakan sepeda motor. Untuk mengelabuhi warga sekitar, tersangka mengenakan baju DR.

“Tak berselang lama, pelaku ini kembali lagi ke rumah korban dan mengambil handphone, laptop serta mobil milik keluarga korban,” terangnya.

Aksi pembunuhan itu kemudian terungkap setelah ibu korban pulang dan melihat mobil yang diparkir di halaman rumah hilang. Selain itu, kedua anak gadisnya tidak ada di rumah serta di dalam rumah ditemukan bercak darah.

“Akhirnya lapor ke Polsek Waru,” katanya.

 

Mendapat laporan itu, petugas Polsek Waru bersama tim Polresta Sidoarjo langsung mendatangi lokasi melakukan olah TKP. Disana, petugas memeriksa berbagai sudut, hingga akhirnya korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam sumur.


Berita sebelumnya:

• Pelaku Pembunuhan Kakak Beradik di Waru Sidoarjo Tertangkap

• Pembunuhan Kakak Adik di Sidoarjo, Tersangka Dihadiahi Timah Panas 


“Di belakang itu ada sumur kedalaman sekitar 5-6 meter. Saat di senter, ada helm dan pakaian. Diangkatlah helm itu dengan pengait kemudian terlihat tangan korban dan lakukan upaya pengangkatan korban,” terangnya.

Mengetahui bahwa kedua anak dari pasangan suami istri Ismanto dan Riyanti menjadi korban pembunuhan, tim bergerak melacak keberadaan pelaku hingga berhasil di tangkap disebuah penginapan di daerah Sedati, Sidoarjo.

“Yang bersangkutan ini awalnya enggan membukakan pintu. Jadi kami kordinasi dengan pemilik penginapan. Nah saat berhasil di buka, tersangka ini berusaha kabur, jadi kami lakukan tindakan tegas dan terukur ke kaki tersangka,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Kusumo, aksi pembunuhan ini dipicu karena tersangka dendam sakit hati karena cintanya ditolak oleh korban DA.

“Pasal menjerat tersangka pasal 338 KUHP dan 365 ayat 3 dan pasal 80 ayat 3 UU no 35 tentang perlindungan anak. Karena ada korbannya di bawah umur, pasti nanti berlapis,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh