Kesehatan

Mengatasi Nyeri di Telapak Kaki

SURABAYA, FaktualNews.co – Rasa nyeri di telapak kaki yang secara kasatmata tidak diketahui sebabnya tentu sangat mengganggu.

Karuan bisa diketahui penyebabnya, misal sehabis menginjak kerikil yang lancip atau benda lain yang menyakitkan, kita bisa segera mencari solusinya. Tapi bila rasa nyeri muncul tanpa didahului insiden yang jelas, tentu urusan menjadi lain.

Menurut dokter Devia Irine Putri, untuk mengetahui secara akurat kondisi apa yang terjadi pada bagian telapak kaki yang nyeri seperti itu dibutuhkan diagnosa yang didukung dengan konsultasi secara langsung oleh dokter ahli. Selain itu juga perlu dilakukan pemeriksaan fisik maupun penunjang, seperti foto rotgen dan hasil laboratorium.

Penyebab nyeri di telapak kaki

Pada telapak kaki, jelas Devia Irene Putri saat menjawab pertanyaan netizen di laman forum KlikDokter, terdapat jaringan penyokong yang menghubungkan antara tumit hingga jari-jari kaki. Penyokong ini berperan dalam menyokong lengkung telapak kaki sehingga bila kaki kita menapak, jaringan tersebut akan meregang.

Nyeri pada telapak kaki, lanjut wanita lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan itu, dapat timbul salah satunya akibat Plantar Fasciitis atau peradangan pada jaringan di kaki.

“Banyak berjalan, berlari, berdiri, menggunakan sepatu dengan alas tinggi, berat badan berlebih, peregangan mendadak pada tumit dapat menjadi penyebab timbulnya masalah ini. Penyakit ini banyak timbul pada perempuan terutama usia 40 tahun ke atas,” jelas Devia, nama panggilannya.

Mengatasi nyeri di telapak kaki

Menurut Devia, bila terjadi penyakit ini penanganan yang dapat diberikan adalah:

• Penghilang nyeri dan anti peradangan – Penderita juga dianjurkan untuk menggunakan sepatu dengan sol yang tebal dan lunak.
• Juga tidak dianjurkan untuk menggunakan sepatu dengan hak tinggi.
• Sebaiknya mengurangi aktivitas berjalan dan berlari selama fase pengobatan.
• Dalam beberapa saat proses peradangan akan hilang dan masalah akan sembuh secara perlahan.

Untuk mencegah perburukan, diperlukan untuk mengubah gaya hidup, antara lain:

• Istirahatkan kaki sebisa mungkin sesampai di rumah begitu selesai bekerja
• Saat bekerja gunakan sepatu dengan bantalan tebal lunak namun tidak tinggi.
• Berikan bantalan tambahan pada tumit dengan ketebalan 1 sentimeter.
• Gunakan sepatu olahraga saat berolahraga daripada menggunakan sandal.
• Lakukan gerakan latihan teratur untuk meregangkan otot dan jaringan penyokong telapak kaki.
• Gunakan obat oles untuk penghilang nyeri selain menggunakan obat minum

“Namun, idealnya Anda tetap perlu memeriksakan diri langsung ke dokter spesialis ortopedi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat,” pungkasnya.