FaktualNews.co

Peringati Hari Aksara, Siswa Berkebutuhan Khusus di Kediri Belajar Berbagai Aksara

Pendidikan     Dibaca : 77 kali Penulis:
Peringati Hari Aksara, Siswa Berkebutuhan Khusus di Kediri Belajar Berbagai Aksara
FaktualNews.co/MG 5/
guru ajarkan aksara kepada anak didiknya

KEDIRI, FaktualNews.co – Dalam rangka memperingati hari Aksara Internasional yang jatuh pada tanggal 8 September, puluhan anak Sekolah Alam Ramadhani di Kelurahan Mojoroto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, menggelar belajar mengenal aksara, Rabu (08/9/2021).

Selain mengenal alfa beta, para guru juga mengenalkan huruf arab dan juga huruf jawa kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

Kepala Sekolah Alam Ramadhani Aulya mengatakan, untuk memperingati hari aksara internasional, pihak sekolah juga menggelar kegiatan mendongeng dan mengenalkan aksara kepada anak didiknya.

“Kegiatan mendongeng ini, selain untuk menambah kedekatan orang tua dengan anak, juga melalui bercerita atau membacakan buku kepada anak adalah upaya pengenalan aksara, dan menumbuhkan kebahasaan sejak usia dini,” Terang Aulya Kepala Sekolah Alam Ramadhani.

Di Sekolah Alam Ramadhani, saat ini terdapat 70 siswa, dan 12 diantaranya terdapat anak berkebutuhan khusus. Mereka belajar dibagi secara kelompok agar guru lebih fokus dalam mengajar siswanya.

“Dalam hari aksara ini, kita mengenalkan 3 bahasa kepada anak-didik kami. Yakni bahasa Indonesia, bahasa Arab dan bahasa Jawa. Semoga dengan momen hari aksara ini, anak-anak lebih mengenal aksara, sehingga tidak hanya sebagai upaya pemberantasan buta aksara, tetapi penumbuhkembangan literasi anak,” tambah Aulya.

Salah-satu siswa Nova Lutfi Azarima mengaku, dalam peringatan hari aksara ini ia sengaja membacakan puisi yang berisi tentang aksara. Yakni aksara a-i-u-e-o, a-ba-ta-tsa dan ho-no-co-ro-ko.

“Semoga dengan puisi yang saya bacakan tadi, teman-teman lebih memahami dan mengenal aksara. Karena aksara merupakan cikal bakal bahasa,” kata Nova.

Diharapkan dengan kegiatan ini, akan berdampak pada meningkatnya kesadaran literasi pada anak-anak khususnya dan masyarakat umum yang tingkat literasinya masih rendah, serta diharapkan mampu membawa masa depan yang lebih baik.

(Aji)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid