FaktualNews.co

Gudang Rongsokan di Bumiayu Kota Malang Ludes Dilalap Si Jago Merah

Peristiwa     Dibaca : 39 kali Penulis:
Gudang Rongsokan di Bumiayu Kota Malang Ludes Dilalap Si Jago Merah
FaktualNews.co/istimewa
Petugas berusaha menjinakkan api yang membakar gudang barang rongsokan di Kota Malang

MALANG, FaktualNews.co – Sebuah gudang barang rongsokan di Jalan Kyai Paseh Jaya Nomor 15, RT 06 RW 04, Bumiayu, Kedungkandang, Kota Malang, terbakar hebat, Kamis (9/9/2021).

Si jago merah melalap ludes gudang barang bekas merambat dengan cepat hingga 50 meter, hal itu disebabkan oleh material yang mudah terbakar, seperti botol plastik, boneka plastik hingga barang-barang berbahan dasar plastik lainnya.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo, mengatakan diduga api muncul disebabkan seseorang yang ada di dalam gudang membakar beberapa bahan yang kemudian terkena angin dan menyambar ke barang sekitar.

Teguh menambahkan, pihaknya mendapat laporan terjadinya musibah tersebut, segera menuju lokasi kejadian mengerahkan 5 armada dan 20 personel. Tepatnya pukul 09.10 petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Setelah mendapat kabar atas kejadian tersebut, untungnya saya serta personel menuju lokasi kejadian tidak terjebak macet di pasar Gadang, jadi bisa segera bergegas melakukan pemadaman,” ujarnya saat dihubungi.

Teguh mengaku butuh waktu satu jam untuk proses berselang, dan akhirnya api berhasil dipadamkan. Ia juga menyatakan bahwa musibah tersebut tidak memakan korban jiwa.

“Syukurlah, pemadaman berjalan lancar, karena personel kita terbantu adanya wilayah kebakaran yang dekat dengan sungai, jadi pengambilan air langsung dari sungai,” bebernya.

Teguh juga berpesan dan memberi himbauan kepada masyarakat, karena saat ini wilayah Malang Raya memasuki musim puncak kemarau. Menurutnya masyarakat harus berhati-hati saat membakar sampah.

“Saya mengimbau kepada masyarat untuk membakar sampah di tunggu dan kalau bisa membakar di tempat yang terbuka, karena saat ini Malang Raya memasuki musim kemarau dan angin kencang,” pesannya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono