FaktualNews.co

Penyebab Kebakaran Gudang PT Mertex Mojokerto Diduga Akibat Ledakan Alat Pres

Peristiwa     Dibaca : 112 kali Penulis:
Penyebab Kebakaran Gudang PT Mertex Mojokerto Diduga Akibat Ledakan Alat Pres
FaktualNews.co/Muhammad Lutfi Hermansyah
Tangkapan layar video pemadaman api di pabrik PT Mertek di Mojokerto, Rabu (8/9/2021).

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Insiden kebakaran yang melanda gudang pabrik PT Mertex Indonesia Mojokerto sejak Rabu (8/9/2021) siang hingga malam diperkirakan akibat percikan api yang disebabkan oleh alat pres yang meledak.

Dari percikan itu api kemudian membakar banguanan gudang seluas 150 x 250 meter yang mengakibatkan bangunan gudang, mesin prodoksi, bahan baku produksi, dan bahan hasil jadi produksi mengalami kerusakan.

“Diduga akibat ledakan alat press di bagian spinning yang memnyebabkan percikan api dan merembet ke area sekitarnya,” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Ludfi Ariyono, Kamis (9/9/2021).

Namun demikian, sejauh ini Ludfi belum bisa memastikan tafsiran jumlah kerugian akibat kebarakan tersebut. “Tafsiran kerugian masih belum diketahui,” katanya.


Berita sebelumnya:

• Pabrik PT Mertex Mojokerto Terbakar, Terdengar Ledakan Keras

• Detik-detik Pemadaman Api di Pabrik PT Mertex Mojokerto


Diketahui, api yang membakar salah satu gudang pabrik kain atau textile milik PT Mertex Indonesia Rabu (8/9/2021) siang itu merembet ke beberapa gudang lain yang ada di sebelahnya.

Informasi yang dihimpun FaktualNews.co, kebakaran itu sedikitnya membuat dua orang karyawan pabrik pingsan pada saat kejaian karena tidak kuat menahan kepulan asap yang terus membumbung di area pabrik tersebut. Keduanya harus di larikan ke Rumah Sakit Kamar Medika.

Sementara karyawan lainnya yang sempat menghambur keluar gudang selamat.

Sebanyak 14 mobil pemadam kebakaran (Damkar) berserta personelnya dikerahkan dan 4 mobil ambulans disiagakan di lokasi pabrik, jalan raya by-pass Mojokerto, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto tersebut.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh