FaktualNews.co

Driver Logistik Sambangi DPRD Banyuwangi Pertanyakan Surat Permintaan Penghapusan Swab

Peristiwa     Dibaca : 65 kali Penulis:
Driver Logistik Sambangi DPRD Banyuwangi Pertanyakan Surat Permintaan Penghapusan Swab
FaktualNews.co/Abdul Konik/
driver logistik saat audiensi bersama anggota DPRD Banyuwangi

Banyuwangi FaktualNews.co – Para driver logistik yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Pengemudi Indonesia Bersatu (Gapiber) datangi DPRD Banyuwangi, (13/9/2021).

Kedatangan kali ini untuk menanyakan hasil surat permohonan yang di layangkan ke pemerintah pusat terkait permohonan untuk segera menghapus persyaratan swab antigen atau swab PCR. Mereka meminta cukup dengan bukti sertifikat vaksinasi covid-19 agar mudah melakukan penyeberangan ke Bali maupun Lombok.

Hasil dari permohonan tersebut di sampaikan ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara bahwa surat sudah di kirim ke pusat tinggal menunggu hasil kebijakan dari pemerintah pusat.

“Barusan kedatangan temen-temen dari aliansi driver logistik, mereka hanya menanyakan hasil surat permohonan yang sudah kami layangkan ke pemerintah pusat, tujuan mereka selain mempermudah para driver logistik juga mengajak teman seprofesinya untuk mensukseskan program vaksinasi. kebijakan ada di pemerintah pusat, kami hanya menyalurkan aspirasi dan memperjuangkan bersama-sama” jelasnya.

Koordinator Gapiber, Farid Hidayat mengatakan, ia dan teman seprofesinya masih senantiasa menunggu surat balasan dari pemerintah pusat yang melalui DPRD Banyuwangi.

“Kami masih tetap menunggu, dengan estimasi yang kami sepakati, karena ini untuk kepentingan bersama.” ujar Farid.

Jika tidak segera ada jawaban sampai waktu yang di tentukan, maka Gerakan Aliansi Pengemudi Indonesia Bersatu (Gapiber) akan berkirim surat kembali ke pemerintah pusat yang ke dua kalinya.

“Intinya kita akan memperjuangkan bersama-sama dengan cara mengadu ke DPRD, dalam hal ini kami juga masih memakai kata memohon, tentunya dalam perjuangan kami masih menggunakan cara-cara yang legal, profesional dan bijak, dengan prosedur hukum yang berlaku” sambungnya.

Ia berharap pemerintah pusat segera menjawab keluhannya dan memberikan kelonggaran kebijakan khusus untuk driver logistik, supaya ada sedikit ruang untuk memutar perekonomian masyarakat dengan adanya logistik yang tanpa hambatan.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid