FaktualNews.co

Masuk PPKM Level 1, Bupati Jember Tak Kendorkan Prokes

Peristiwa     Dibaca : 19 kali Penulis:
Masuk PPKM Level 1, Bupati Jember Tak Kendorkan Prokes
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Bupati Jember Hendy Siswanti dan Wabup Gus Firjaun, saat tinjau Vaksinasi di SMK PGRI 5 Jember, Kecamatan Kencong.

JEMBER, FaktualNews.co – Kabupaten Jember akhirnya masuk dalam PPKM level 1. Hal tersebut diungkapkan Bupati Jember Hendy Siswanti saat meninjau pelaksanaan vaksin di SMK PGRI 5 Jember di Kecamatan Kencong, Senin (13/9/2021).

Untuk tindak lanjut berikutnya, Pemkab Jember masih menunggu instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selain itu, Hendy juga mengingatkan masyarakat untuk tidak kendor menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Alhamdulillah, kita sekarang level 1. Dari hasil assessment, dengan beberapa kabupaten, kita masuk level 1. Tunggu Instruksi Mendagri, kalau tidak malam nanti ya besok,” kata Hendy saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Menurut Hendy, tren Covid-19 di Jember saat ini menurun drastis. Terakhir, angka kematian di Jember hanya 1 kasus per hari.

“Kabar Kemarin yang meninggal cuma satu. Mudah-mudahan tidak ada yang meninggal lagi. Yang terpapar sedikit. Kalau kita bisa terus mempertahankan seperti ini, Insya Allah kita menuju new normal,” katanya.

Jika ada warga yang terkonfirmasi positif covid-19, Pemkab Jember akan langsung melakukan tracing, agar penyebaran virus corona bisa terkendali.

“Satu orang terpapar, 25 orang kami tracing. Jadi untuk mengurung penyebaran. Kami maksimalkan dengan bantuan teman-teman TNI Polri dan Pak Camat. Penanganan PPKM tetap kami lakukan, karena Covid-19 tidak nampak dan masih ada, karena masih ada yang terpapar,” ujarnya.

Lebih lanjut Hendy menyampaikan, selain tracing, upaya lain untuk tetap memasifkan prokes yakni, pihaknya juga terus melakukan kegiatan pembagian masker gratis dan vaksinasi.

“Ini kan (pada tingkat SMA/SMK) anak sekolah sudah masuk semuanya. Sesuai instruksi Gubernur Jatim, digenjot lagi vaksin dan pemakaian masker. Ini tidak boleh kendor,” katanya.

“Untuk menuju New Normal, ya upaya vaksin dan pakai masker itu,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid