FaktualNews.co

Banyak Kekurangan, Pendaftaran Asesmen Pejabat Pemkab Jombang Kembali Dibuka

Birokrasi     Dibaca : 42 kali Penulis:
Banyak Kekurangan, Pendaftaran Asesmen Pejabat Pemkab Jombang Kembali Dibuka
FaktualNews.co/Muji Lestari/
ilustrasi jabatan kosong

JOMBANG, FaktualNews.co – Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKDPP) Kabupaten Jombang, memperpanjang pendaftaran seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkung pemerintahan setempat, Selasa (14/9/2021).

Perpanjangan dibuka selama tiga hari, sejak tanggal 13 September 2021 kemarin dan akan ditutup pada Rabu, 15 September 2021 besok.

Kepala BKDPP Jombang, Senen, mengatakan, perpanjangan ini dilakukan karena ada banyak dokumen yang wajib disertakan para peserta belum seluruhnya siap. Artinya, masih banyak kekurangan disana. Setelah ditutup besok, para pejabat yang ‘melamar’ sebagai calon pimpinan atau pejabat bagian ini, akan mengikuti seleksi atau asesmen di BKD Provinsi Jawa Timur.

“Dibuka pengumunan kedua mulai tanggal 13-15 September 2021 besok. Sudah ada yang daftar, tapi ada persyaratan yang masih belum lengkap,” ujarnya.

Seperti diketahui, sejumlah jabatan beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Jombang mengalami kekosongan. Bahkan, sampai saat ini ada 5 organisasi yang masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Para pejabat yang layak mengisi kekosongan itu wajib memenuhi syarat dengan mengikuti asesmen.

“Sejauh ini sudah ada puluhan pegawai yang mendaftar. Tapi saya lupa detailnya berapa orang, sudah diumumkan di media lupa saya, di Perpus 12 orang, di DPMPTSP 5 atau 7 orang, Dinas Pertanian 5 orang, lainya saya lupa,” terangnya.

*Bantah Potensi Jual Beli Jabatan*

Senen juga memastikan bahwa proses ini berjalan sesuai prosedur dan transparan. Para pejabat yang mendaftar akan mengikuti seleksi sesuai mekanisme dan aturan.

“Mekanisme dan aturannya itukan yang dilalui, dari siapa yang daftar itu kan ikut lalui, mekanisme aturannya semua sesuai proses. Kalau orang menebak-nebak itu kan bisa saja, misalkan calon 3 kan memang semua bisa ditebak,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid