FaktualNews.co

Polda Jatim Bentuk Tim Telusuri Asal-usul Bom Bondet di Pasuruan

Hukum     Dibaca : 18 kali Penulis:
Polda Jatim Bentuk Tim Telusuri Asal-usul Bom Bondet di Pasuruan
FaktualNews.co/Risky Didik Pramanto/
rumah yang roboh di pasuruan saat kena bom bondet

SURABAYA, FaktualNews.co – Beberapa rumah di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Sabtu (11/9/2021) pagi lalu hancur akibat ledakan bom bondet yang tersimpan di salah satu rumah warga. Kejadian tersebut juga menewaskan dua orang bapak dan anak.

Atas peristiwa ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, Polda Jatim telah membentuk tim untuk menelusuri asal usul bahan peledak.

“Polda Jatim telah membentuk tim, untuk menelusuri asal usul bahan kimia yang didapatkan para pelaku,” jelas Kabid Humas Polda Jatim, Rabu (15/9/2021) siang.

Sementara, Kabidlabfor Polda Jatim Kombes Pol Sodiq Pratomo menjelaskan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), didapatkan adanya satu lubang bekas titik pusat ledakan dengan ukuran diameter ± 50 cm, dan kedalaman ± 7 cm, Positif mengandung Lead Azida Pb(N3)2.

“Ditemukan Ratusan casing detonator yang terbuat dari aluminium dengan panjang rata-rata ± 58,2 mm dan diameter rata rata ± 7,2 mm. Barang bukti serbuk warna putih yang positif mengandung Pentaerytritol tetranitrate (PETN) dan Potassium Chlorat (KClO3) serta Barang bukti serbuk warna putih kekuningan yang positif mengandung Trinitro toluena (TNT),” jelas Kabidlabfor Polda Jatim, Kombes Pol Sodiq Pratomo.

Lebih lanjut Kombes Pol Sodiq menjelaskan, PETN (Pentaerytritol tetranitrate), Potassium Chlorat (KCO3), TNT (Trinitro toluena ), Lead azide Pb(N3)2 ini termasuk termasuk jenis bahan peledak high explosive, sedangkan untuk Potassium Chlorat (KClO3) ini termasuk jenis bahan peledak low explosive.

“Di TKP ditemukan adanya bahan pembuatan detonator rakitan. Antara lain, selongsong atau casing detonator, ayakan, kapas dan tampah di area pusat ledakan. Lead azide Pb(N3)2 termasuk jenis bahan peledak high explosive yang sangat sensitif terhadap tekanan, gesekan, guncangan dan nyala api. Salah satu isian detonator Lead azide (Pb(N3)2, termasuk bahan peledak jenis high explosive,” ucap dia.

Lebih jauh, proses terjadinya ledakan secara teknis dapat berasal dari adanya perlakuan panas terhadap campuran bahan peledak isian detonator rakitan, dimana sumber dapat berasal dari Impack, Friksi, Tekanan, nyala api atau jatuh saat pemindahan, pergeseran dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

“Jenis bahan peledak yang digunakan sebagai bahan isian detonator rakitan, terdiri dari campuran bahan peledak Low explosive KClO3 (Kalium Klorat) dan High explosive, TNT (Tri Nitro Toluena), PETN (Pentaerythriol tetranitrate) dan Lead azide (Pb(N3)2),” pungkasnya.

Kini polisi terus melakukan pengembangan terkait ledakan bom bondet tersebut

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid