FaktualNews.co

Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir Lakukan Pendaratan Amfibi di Banongan Situbondo

Event     Dibaca : 61 kali Penulis:
Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir Lakukan Pendaratan Amfibi di Banongan Situbondo
FaktualNews/Fatur Bari/
amfibi korp marinir saat melakukan latihan di banongan, Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir melakukan pendaratan amfibi pada latihan satuan lanjutan II aspek laut triwulan III di pantai Banongan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (16/9/2021).

Dalam latihan pendaratan amfibi itu, melibatkan Prajurit Infanteri, Kavaleri, Artileri dan Bantuan tempur dari jajaran Pasmar 2 yang tergabung dalam Pasukan pendarat dengan Danpasrat Letkol Marinir Widarta Kusuma. Latihan dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan satuan tempur Pasmar 2 serta profesionalisme prajurit sesuai kesenjataan masing-masing.

Bahkan, latihan pendaratan ini juga bertujuan  untuk menguji kemampuan dan keterampilan pelaksanaan fungsi kepemimpinan lapangan, mulai dari tingkat kelompok hingga komandan batalyon.

Sasaran latihan tersebut yakni tercapainya kemampuan satuan dalam melaksanakan Prosedur Pimpinan Pasukan (P3) dengan baik, tercapainya kemampuan dan pemahaman teknik/taktik pengerahan satuan lapangan secara terkoordinasi dan terintegrasi di jajaran Pasmar 2 serta menguasai proses koordinasi antara kesenjataan di lapangan.

Wadan Pasmar 2 Kolonel Marinir Purwanto Djoko Prasetyo selaku Wadirlat mengatakan, latihan ini melibatkan prajurit dari satuan-satuan tempur di Pasmar 2, dan akan berlangsung hingga 17 September 2021 dengan meterial tempur Korps Marinir, di antaranya BMP-3F, BTR 60, PT-76, RM 70 Vampire, meriam Howitzer 105 mm dan BVP-2, dengan melibatkan tiga KRI, pesawat cassa dan helly bell.

“Materi yang dilatihkan meliputi terjun tempur, pendaratan khusus, pendaratan amfibi, pertempuran perkotaan, operasi mobut, perdaratan khusus dan lain-lain. Dengan harapkan dapat mewujudkan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan di jajaran Pasmar 2 dalam menghadapi setiap ancaman yang mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Wadan Pasmar.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid