FaktualNews.co

Curi Motor di Surabaya, Warga Sampang Ditangkap Polsek Lakarsantri, Ngaku Terhimpit Utang

Peristiwa     Dibaca : 59 kali Penulis:
Curi Motor di Surabaya, Warga Sampang Ditangkap Polsek Lakarsantri, Ngaku Terhimpit Utang
FaktualNews.co/risky prama
Konferensi pers di Mapolsek Lakarsantri, memamerkan tersangka pencurian motor dan barang bukti motor.

SURABAYA, FaktualNews.co – Rudi Santoso (19), pemuda asal Desa Kara, Torjun, Sampang, tertunduk lesu, usai diringkus petugas Polsek Lakarsantri, Surabaya.

Ia diringkus, setelah polisi mendapatkan laporan pencurian motor Honda Beat hitam Nopol L 2434 LU, milik M Arfan (16) warga Jalan Kesatrian, Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya.

Kejadian bermula, saat korban bermain di rumah temannya yang memiliki warung kopi (warkop) di Wisma Lidah Kulon, Surabaya, pada Senin (13/9/2021) lalu.

Saat itu motor korban diparkir depan warkop. Namun kuncinya masih menempel di lubang kontak, beberapa saat kemudian korban masuk ke dalam rumah temannya.

Pelaku saat itu baru saja mengantarkan pesanan air galon isi ulang lewat di depan warkop tempat parkir motor korban. Melihat kunci motor masih menancap, pelaku lalu kembali ke lokasi. Saat situasi aman, pelaku lalu mencuri motor korban.

“Dia melihat kunci motor korban masih nancap. Lalu motor dicuri dibawa kabur ke rumahnya di Tojun, Sampang,” kata Kompol Arif Sasmito Sahari, Kapolsek Lakarsantri, didampingi Kanit Reskrim Iptu Suwono, Jumat (17/9/2021.

Lanjut Arif, korban mengetahui motornya raib saat hendak pulang. Kemudian korban melapor ke polisi. Tim Unit Reskrim Polsek Lakarsantri lantas melakukan olah TKP dan memeriksa saksi. Dari petunjuk rekaman CCTV, di sekitar lokasi, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku.

“Belum sampai 1 x 24 jam, pelaku kami tangkap di depan warung Bangkalan sekitar Jembatan Suramadu, Selasa (14/9/2021),” lanjut dia

Setelah menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti 1 unit motor Honda Beat milik korban yang masih disimpan di rumah tersangka Desa Kara, Torjun, Sampang.

“Tersangka sehari-hari bekerja sebagai tukang antar galon isi ulang dan tinggal di kawasan Wisma Lidah Kulon,” terangnya.

Sementara itu, tersangka Rudi Santoso mengaku nekat mencuri motor karena hendak membayar utang kepada seorang temannya.

“Rencana motor mau saya jual, uangnya untuk membayar utang. Saya punya utang Rp 1, 9 juta,” ucap Rudi, lirih.

Rudi (tersangka) mengaku baru pertama kali mencuri motor dan tertangkap polisi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono