FaktualNews.co

Pemkab Lumajang Dorong Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah Mandiri

Peristiwa     Dibaca : 52 kali Penulis:
Pemkab Lumajang Dorong Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah Mandiri
FaktualNews.co/Efendi Murdiono//
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dalam dalam meresmikan TPS3R)Trisula di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Lumajang.

LUMAJANG, FaktualNews.co- sampah harus menjadi  salah satu konsep untuk mendapatkan nilai ekonomis. Tidak hanya sekedar mengelola sampah, namun harus bisa mendapatkan penghasilan, hal itu disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

Hal itu disampaikan Bupati Thoriq dalam meresmikan Tempat Pengolahan Sampah – Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Trisula Desa Senduro, Kecamatan Senduro.

Menurutnya lingkungan yang bebas dari sampah harus menjadi kesadaran bersama. Dengan begitu sampah akan terbuang di tempat yang sudah disiapkan. Selanjutnya di pungut dan dimanfaatkan para komunitas yang terbentuk dalam membersihkan lingkungan itu.

“Kita melakukan pemberdayaannya, kalau nanti konsep ini sambung, tidak hanya soal peningkatan pelayanan masyarakat tapi juga menjadi income ekonomi yang didapatkan,”ujarnya Kamis (23/9/2021).

Thoriq optimis, TPS3R yang berada di Desa Senduro mampu dimaksimalkan masyarakat seperti halnya TPS3R yang sudah ada di beberapa daerah lain.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuli Harismawati menyampaikan, saat ini pihaknya tengah melakukan upaya pengolahan sampah dengan mendorong partispasi masyarakat dengan pengolahan sampah secara mandiri.

“Harapannya menjadi desa mandiri sampah,” ucap Yuli.

Dikatakan, bahwa TPS3R Trisula merupakan bantuan dari Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur pada Tahun 2021. Diharapkan mampu mengelola sampah di kawasan Senduro dan sekitarnya.

Karena diketahui, Kecamatan Senduro memiliki banyak objek wisata yang pasti ramai dikunjungi wisatawan dan berpotensi menimbulkan banyak sampah.

Kepala Desa Senduro, Farid mengucapkan terima kasih atas pembangunan TPS3R Trisula di wilayahnya. Ia berupaya melakukan koordinasi bersama 12 desa lainnya di Kecamatan Senduro untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah demi kesehatan bersama.

“Selalu berkoordinasi dengan 12 desa dan pos wisata yang ada. Kami sudah mengadakan MoU untuk membangun pola pikir masyarakat, gerakan masyarakat demi kesehatan lingkungan dan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin