FaktualNews.co

Dikunjungi Wabup Mojokerto, Petani Melon Minta Pengembangan Wisata Berbasis Pertanian 

Pertanian     Dibaca : 134 kali Penulis:
Dikunjungi Wabup Mojokerto, Petani Melon Minta Pengembangan Wisata Berbasis Pertanian 
FaktualNews.co/Lutfi.
Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra mengujungi perkebenunan melon milik Fatihul Munir di Dusun Pelintahan Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Minggu (26/9/2021).

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Petani melon meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mengembangkan potensi wisata berbasis pertanian atau agrowisata.

Hal tersebut diungkapkan seorang petani buah melon, Fatihul Munir (35) saat dikunjungi Wakil Bupati Mojokerto, Muhamammad Al Barra di perkebunan green house miliknya, bertempat di Dusun Pelintahan, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Minggu (26/9/2021).

“Saya berharap pemerintah daerah bisa bekerjasama bagaimana kita mengembangkan pertanian modern, terutama (sistem) green house, dan juga kita mengembangkan wisata berbasis pertanian. Yang artinya sekali mendayung dua pulau terlampaui,” katanya.

Pria mantan pegawai honorer Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto itu melihat, dengan adanya potensi wisata pertanian  bisa memperdayakan masyarakat setempat.

“Kita bisa memperdayakan masyarakat sekitar. Karena itu, saya meminta pemerintah daerah kerjasamanya mensupport (medukung). Semoga dengan program semacam ini bisa ditingkat lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini hasil dari menanam buah melon berjenis sakata glamour itu dirinya mendapat keuntungan besar. Dalam sehari bisa memetik satu setengah ton. Bahkan pangsa pasarnya luas, sampai ke ekspor ke luar negeri.

“Pangsa pasarnya banyak, bisa ke supermarket atau kita bisa ekspor ke luar negeri. Tapi harus seseuai spesifikasi dari pihak buyer (pembeli). Sementara ini saya masih di Asia, terutama Malaysia,” terangnya.

Selain perkebunan, green house dengan lahan seluas 600 meter persegi milik Fatih ini, juga menjadi jujugan wisata petik buah melon yang baru dibuka pada 25 September 2021.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra mendukung penuh adanya wisata berbasis pertanian untuk perberdayaan dan ekonomi masyarakat.

“Wisata pertanian atau wisata petik buah ini nanti kita bisa melibatkan antar Dinas Pertanian dan Pariwisata. Kita berharap bahwasannya wisata seperti ini ada banyak lagi di Kabupaten Mojokerto,” terangnya.

Gus Barra sapaan akrabnya, menyampaikan, mengetahui perkebunan buah melon atau wisata petik melon tersebut dari media sosial. Sehingga ia menyempat diri untuk mengujungi.

Ia mengaku tertarik ada seorang petani di Mojokerto mengembangkan sistem green house.

“Yang menjadi menarik adalah melon ini ditanam dengan cara green house. Minim dengan hama dan dengan nilai jual yang sangat tinggi. Beda di sini, antara petani biasa dan petani yang memiliki keilmuan. Sehingga market atu penjualannya lebih tinggi dari petani biasa,” bebernya.

Tak hanya mengujungi, Gus Barra juga memborong buah melon di kebun tersebut untuk dibagikan kepada warga setempat.

Salah seorang warga, Iin Rizkia mengatakan, sangat setuju jika Pemkab Mojokerto membuat wisata baru berbasis pertanian.

“Ya saya sangat setuju, ada wisata baru,” tukasnya.

Iin baru pertama kali masuk perkembunan, ia mengaku senang bisa memetik buah melon secara langsung.  “Baru pertama kali ini, belum pernah mencoba melonnya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin