FaktualNews.co

Sisir Kamar Warga Binaan Kasus Narkotika di Surabaya, Petugas Temukan Sajam Hingga Gergaji

Peristiwa     Dibaca : 64 kali Penulis:
Sisir Kamar Warga Binaan Kasus Narkotika di Surabaya, Petugas Temukan Sajam Hingga Gergaji
FaktualNews.co/Istimewa
Petugas gabungan saat malakukan penggeledahan dalam operasi rutin di lapas kelas I Surabaya, Sabtu (25/9/2021).

SURABAYA, FaktualNews.co – Petgas Kanwil Kemenkumham Jatim melakukan bersih-bersih di Lapas I Surabaya, terutama blok khusus warga binaan kasus narkotika Sabtu (25/9/2021) petang.

Sebanyak 150 personil dari Satops Patnal Pemasyarakatan Korwil Surabaya, Polri dan Militer diterjunkan dalam operasi tersebut.

Penggeledahan difokuskan untuk menggeledah blok A. Blok yang dihuni 524 warga binaan kasus narkotika itu terdiri dari lima ‘wings’.

“Untuk itu, personil kami bagi menjadi lima tim,” ujar Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono.

Krismono menjelaskan, bahwa kegiatan ini menjadi upaya pihaknya untuk mewujudkan lapas/ rutan yang zero halinar (handphone, pungli dan narkotika). Seluruh jajarannya, lanjut Krismono, wajib menggelar giat tersebut secara rutin.

“Agar lebih transparan, kami mengajak stakeholder untuk terlibat langsung dalam penggeledahan,” ujarnya.

Untuk menggeledah blok A, dibutuhkan waktu sekitar dua jam. Memang, petugas mengedepankan penggeledahan yang tegas namun tetap santun.

Sementara itu, Kalapas Surabaya Gun Gun Gunawan, menekankan, agar selama kegiatan selalu menjaga etika dan tidak arogan sehingga tidak membuat kegaduhan.

“Walaupun Lapasnya luas saya harap tidak mempengaruhi semangat kita dalam menertibkan barang-barang terlarang,” ujar Gun Gun.

Dalam penggeledahan kali ini, tim gabungan menyita puluhan benda terlarang. Yang paling mencolok tentunya adalah kompor minyak tanah, instalasi listrik liar, sajam rakitan hingga gergaji.

“Keberadaan kompor dan instalasi listrik liar di dalam blok sangat membahayakan. Karena bisa memicu adanya kebakaran serta keselamatan warga binaan adalah prioritas kami,” urainya.

Terkait gergaji, Gun Gun menegaskan, bahwa pihaknya akan melakukan tindak lanjut. Selain memastikan siapa pemiliknya, pria asli Bandung itu akan memeriksa seluruh bagian lapas.

“Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada pengerusakan dan tidak ada warga binaan yang hendak kabur,” katanya.

Regu pengamanan akan kami sebar untuk memastikan tidak ada pengerusakan, mengingat lapas ini luasnya 17 hektare dan penghuninya mencapai 2.000 orang.

“Selain memanggil warga binaan yang bersangkutan, pihak lapas juga akan memusnahkan barang temuan tersebut setelah dilakukan inventarisir oleh petugas. Mengingat operasi gabungan ini bertujuan untuk menciptakan situasi lapas tetap kondusif, aman dan tertib,” tutup dia.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh