FaktualNews.co

Diduga Akibat Konsleting Listrik, Gedung Fakultas Tehnik UB Malang Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 78 kali Penulis:
Diduga Akibat Konsleting Listrik, Gedung Fakultas Tehnik UB Malang Terbakar
FaktualNews.co/Istimewa//
Kobaran api di Gedung Fakultas Tehnik Universitas Brawijaya Malang.

MALANG, FaktualNews.co – Kebakaran terjadi di Gedung Fakultas Teknik Industri Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang, Minggu, (26/9/2021) Malam. Rekaman video peristiwa kebakaran tersebut viral di media sosial.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutan, diketahui api berasal dari lantai dua. Beberapa orang terlihat berupaya untuk memadamkan api dari luar gedung. Tidak berselang lama petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Setelah dapat laporan pada pukul 21.50 WIB, kami bergegas menuju lokasi dengan mengerahkan 15 personel dan 3 unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman,” ujar Kepala UPT Damkar Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo.

Karena kebakaran yang terjadi pada malam hari, membuat proses pemadaman terkendala sebab penglihatan petugas kurang jelas karena gelap dan sumber api yang berada di lantai dua.

“Posisi di lantai dua, jadi teman-teman harus hati-hati biar tidak sampai terjatuh karena lantainya licin. Alhamdulilah kendala bisa kita lewati,” jelasnya.

Setelah satu jam, api berhasil dipadamkan petugas kebakaran. Dugaan sementara api muncul akibat konsleting listrik.

“Dugaan sementara kebaaran terjadi karena korsleting listrik,” terangnya.

Sementara, Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) Hadi Suyono mengatakan, kebakaran yang terjadi di Gedung Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya tidak menimbulkan korban jiwa.

“Allhamdulillah semuanya dikendalikan dengan baik. Tidak ada yang di dalam gedung dan tidak ada korban jiwa. Segala sesuatu yang berkaitan dengan yang bernyawa tidak ada,” kata Hadi, ketika dihubungi, Senin, (27/9/2021).

Hadi mengakui kebakaran ini diketahui pertama kali mahasiswa yang sedang melintasi gedung lalu melapor ke Satpam di sekitar lokasi.

Hadi belum mengetahui kerugian akibat dari kebakaran  tersebut. Yang pasti akibat kebakaran tersebut peralatan laboratorium, seperti 3D printing dan sejumlah peralatan manufacturing yang hangus.

“Namun sampai sekarang kita masih belum  memperkirakan berapa jumlah kerugian materiil akibat kejadian kemarin,”pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin