FaktualNews.co

Mandi di Sungai Seorang Santri Jember Tewas Tenggelam

Peristiwa     Dibaca : 46 kali Penulis:
Mandi di Sungai Seorang Santri Jember Tewas Tenggelam
FaktualNews.co/Hatta//
Proses evakuasi seorang santri Jember yang tenggelam di sungai.

JEMBER, FaktulNews.co – Imam Syafi’I (18) seorang santri di Ponpes Assuniyah, Kecamatan Kencong, Jember,  ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Santer wilayah setempat, Senin (27/9/2021).

Pemuda warga Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Jember itu, sehari sebelumnya, Minggu (26/9/2021) kemarin.  Diketahui sedang mandi dan berenang di Sungai Santer setelah membersihkan gorong-gorong (selokan) di sekitar Ponpes Assuniyah tempatnya sekolah.

Namun diduga karena tidak bisa berenang, korban hanyut terbawa aliran arus.

Dari kejadian sekitar pukul 17.00 WIB (sore) kemarin itu, jasad korban tidak ditemukan. Baru siang ini, jasad korban dapat ditemukan warga dalam kondisi mengapung. Jasad korban ditemukan sebelah selatan Jembatan Sungai Ponjen berjarak sekitar1 km dari lokasi tenggelam awal.

Saat ditemukan korban dalam posisi terjepit di sekitar bebatuan padas. Kemudian kondisi jasad masih memakai kaos dan celana hitam.

Menurut warga sekitar, Wiji Triatmoko, korban saat ditemukan tampak mengapung dan tenggelam karena arus air cukup deras.

“Tadi saya lihat kepalanya, langsung saya tarik tangannya agar tidak hilang lagi. Saat saya temukan posisi sudah meninggal dan juga ada luka lebam di tubuhnya. Mungkin karena terbentur batu-batu padas di sungai ini,” kata Wiji saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Wiji menyampaikan, dari informasi yang diterima warga setempat. Korban sebelumnya mandi di sungai dengan beberapa orang temannya.

“Katanya habis membersihkan gorong-gorong. Kemudian sekitar pukul 5 sore mandi dan berenang di sungai sana (Sungai Santer). Sempat ada temannya menolong memegang tangannya, tapi korban terbawa arus,” ujarnya.

Kondisi arus Sungai Santer tampak tenang dari permukaan. “Mungkin kena arus bawah, akhirnya korban hanyut itu,” katanya.

Pencarian korban dilakukan warga dari sore kemarin, hingga siang tadi. Kemudian diketahui saat tersangkut di bebatuan padas tersebut.

“Kondisi meninggal tadi saat kita angkat,” sambungnya.

Terpisah Kasat Polair Polres Jember, Iptu M Na’im menyampaikan, peristiwa tenggelamnya korban pertama kali disampaikan warga sekitar.

“Saat itu juga tersebar informasi melalui grup-grup WhatsApp. Karena korban terakhir diketahui sedang berenang dan mandi di sungai,” kata Na’im.

Proses pencarian, dilakukan anggota TNI-Polri dan juga pihak Basarnas Jember.

“Alhamdulillah kita temukan jenazah anak tersebut, selanjutnya kita bawa ke Puskesmas Kencong untuk proses autopsi luar. Selanjutnya diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin