FaktualNews.co

Hadapi Ratusan Pendemo, Srikandi Polres Kediri Kota Lantunkan Asmaul Husna

Peristiwa     Dibaca : 39 kali Penulis:
Hadapi Ratusan Pendemo, Srikandi Polres Kediri Kota Lantunkan Asmaul Husna
FaktualNews.co/Magang Lima/
Kompol Abraham, Kabag Ops Polres Kediri Kota dan polwan saat melantunkan asmaul husna

KEDIRI, FaktualNews.co – Menyambut aksi damai ratusan warga Eks Dusun Balerejo Desa Babadan Kabupaten Kediri di depan Pendopo Panjalu Jayati Kabupaten Kediri, puluhan srikandi Polres Kediri Kota melantunkan Asmaul Husna, Rabu (29/9/2021).

Ratusan massa dari Aliansi Ormas GR-MKLB, Bara Juang dan Kelompok Tani Maju Makmur Desa Babadan Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri, menuntut agar Bupati Kediri berpihak kepada warga dan mendukung proses redistribusi tanah seluas 124 hektar.

Kabag Ops. Polres Kediri Kota Kompol Abraham terlihat berdiri tegak diantara para anggotanya, dan melantunkan Asmaul Husna.

Dalam orasinya, massa menuntut atas permohonan pengembalian hak atas tanah warga di eks Dusun Balerejo Desa Babadan Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri.

“Warga Eks Dusun Balerejo Desa Babadan Kecamatan Ngancar sekitar 158-an KK merasa diperlakukan tidak adil dan tidak layak secara kemanusiaan oleh PTPN XII Ngrangkah Pawon (dulu PTPN X), ketika pada tahun 1966 mereka dipaksa oleh PTPN untuk melepas hak penguasaan atas tanah di area Eks Dusun Balerejo seluas kurang lebih 124 Ha. Kami meminta agar tanah yang telah mereka kuasai secara sah selama 21 tahun sejak tahun 1945 (sepeninggal Pemerintahan Jepang) dikembalikan kepada masyarakat.” teriak Korlap aksi.

Dalan pengamanan aksi ratusan massa tersebut, pihak Kepolisian yang dibantu TNI dan Satpol PP, bertindak humanis dalam pengamanan.

“Kami persilahkan massa menyampaikan aspirasi dengan baik, dan kami himbau jangan sampai bertindak anarkis. Kami akan mengamankan dan mengawal aksi kalian dengan baik.” kata Kompol Abraham, Kabag Ops Polres Kediri Kota.

Massa kemudian ditemui oleh Bupati Kediri Hanindhito dan menyerahkan dokumen untuk dipelajari Bupati Kediri.

“Kami akan pelajari dokumen ini terlebih dahulu, dan kami meminta waktu 1 hari saja.” ujar Bupati Kediri saat menemui massa.

(Aji)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid