FaktualNews.co

Pulihkan Ekonomi, Desa Kedungmaling Mojokerto Rintis Wisata Kampung Anggur

Wisata     Dibaca : 97 kali Penulis:
Pulihkan Ekonomi, Desa Kedungmaling Mojokerto Rintis Wisata Kampung Anggur
FaktualNews.co/lutfi hermansyah
Bupati Mojokerto meresmikan kampung anggur di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Rabu (29/9/2021).

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Pemerintah Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto melalui Badan Usaha milik Desa (BumDes) merintis destinasi wisata kampung anggur sebagai upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Pembibitan anggur sudah dimulai sejak 14 Maret 2021 lalu, dengan masa perkembangan mencapai 7-12 bulan hingga bibit siap dipasarkan. Semua ini adalah hasil kerjasama antara BUMDes Kedungmaling dan Gapoktan Anggur Majapahit.

Agrowisata ini dikembangkan dengan beberapa jenis varian anggur. Antara lain, boikur new, beauty krasotaka, oscar, jupiter, hingga shine muscat.

Kepala Desa Kedungmaling Edi Prabowo menjabarkan, wisata pertanian ini merupakan terobosan usaha pemulihan ekonomi dalam masa pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan potensi masyarakat setempat.

Wisata ini diharapkan juga dapat diikuti dengan pembangunan infrastruktur pendukung ke depannya. Meski belum sempurna, Edi dan masyarakat optimistis usaha ini akan membuahkan hasil yang baik.

“Destinasi wisata ini terobosan kami, dalam usaha memulihkan perekonomian yang lesu akibat pandemi. Pandemi juga membuat pembangunan infrastruktur terhambat. Maka dari itu, masyakarat berinisiatif memndirikan tempat pembibitan anggur dengan memanfaatkan bantaran sungai,” jelasnya.

Penrnyataan Kades Edi Wibowo tersebut disampaikan saat peresmian Wisata Kampung Anggur yang dihadiri Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, Rabu (29/9/2021).

Bupati Ikfina Fahmawati memberikan arahan pada pengelola kampung anggur, untuk lebih memperhatikan komponen pengembangan wisata sesuai panduan dan arahan pemerintah salah satunya terkait CHSE.

CHSE sendiri merupakan sertifikasi kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk pariwisata untuk memberi jaminan kepada wisatawan.

Mencakup kebersihan (Cleanliness), kesehatan (Health), keamanan (Safety) dan ramah lingkungan (Environment). Bupati juga mengapresiasi kades yang sudah memperhatikan potensi masyarakat.

“Pariwisata harus memperhatikan komponen CHSE, misalnya juga harus memikirkan bagaimana agar wisatawan terkesan setelah pulang dari sini. Bisa dalam bentuk souvernir atau cinderamata,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ikfina juga menawarkan fasilitas homestay yang nyaman agar wisatawan kembali datang, agar kedepan pengembangan yang lebih lagi.

Ia menegaskan akan terus memperhatikan perkembangan wisata kampung anggur Ini. Ikfina menilai adanya wisata kampung tangguh bagus untuk pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19.

“Akan kita perhatikan terus. Wisata ini sangat bagus, sebagai bentuk usaha pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Terima kasih untuk inovasinya,” tandasnya.

Selain kampung anggur, masyarakat Desa Keungmaling mempunyai produk unggulan UMKM. Yaknj kerajinanan sepatu-sandal, daur ulang sampah, pernak-pernik dan furniture.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono