FaktualNews.co

Ingatkan Bahaya Komunisme, PUI Kediri Nobar Film G30S/PKI

Peristiwa     Dibaca : 83 kali Penulis:
Ingatkan Bahaya Komunisme, PUI Kediri Nobar Film G30S/PKI
FaktualNews.co/Moh Muajijin
Acara sarasehan kebangsaan dan nobar film Pengkhianatan PKI yang digelar PUI Kediri

KEDIRI, FaktualNews.co – Pergerakan Umat Islam (PUI) Kediri menggelar sarasehan kebangsaan dan nonton bareng (nobar) film Pengkhianatan G30S PKI, di rumah seorang warga di Kelurahan Pesantren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Sabtu (2/10/2021) malam.

Dalam kegiatan sarasehan tersebut, dihadiri oleh Habib Husen dari Mojo, beberapa tokoh agama dan juga masyarakat.

Selain itu juga menghadirkan beberapa narasumber yang sangat berkompeten yakni Gus Aminudin Faishol asli kediri yang juga aktif di GP Ansor dan pernah menjadi pengurus wilayah di Jawa Timur sampai dengan sekarang, serta Abah Abud Bajaber salah-satu pelaku sejarah khususnya di tingkat lokal Kediri.

Ketua PUI Kediri Rahmad Mahmudi menyampaikan, sarasehan kebangsaan ini bertujuan mengingat kembali, peristiwa kebiadaban PKI khususnya yang dilakukan pada 30 Oktober 1965, sekaligus memberikan mengingatkan kita bersama bahaya laten PKI masih ada.

“Dulu pemutaran film PKI selalu dilakukan guna mengingatkan generasi muda agar ingat waspada pengkhianatan dan Kekejaman PKI. Namun saat ini film PKI jarang diputar. Bahkan ada pihak-pihak pengagum PKI agar film PKI tidak diputar. Karena mereka (pengagum PKI) tidak ingin jika generasi muda tahu sejarah tentang kekejaman PKI,” papar Rahmad Mahmudi, Ketua PUI Kediri.

Dalam pemaparannya, Gus Aminudin menilai jika saat ini tanda-tanda PKI mulai bangkit. Contohnya banyaknya penyerangan terhadap ulama-ulama dan tokoh agama yang ia yakini kejadian-kejadian tersebut saling berkaitan.

“Riak-riak atau benih-benih PKI saya yakin mulai bangkit. Meskipun PKI sudah dibubarkan, namun ideologinya masih ada dan pengagumnya saat ini masih ada meskipun dalam bentuk yang berbeda. Kami berharap agar seluruh umat beragama bersama dan bersatu untuk memerangi PKI. Karena PKI adalah musuh yang nyata bagi umat beragama dan Negara,” kata Gus Aminudin.

Acara sarasehan kebangsaan dan nobar film Pengkhianatan PKI tersebut diakhiri dengan menyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk rasa Nasionalisme.(aji)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono