FaktualNews.co

Pemkab Bondowoso Berlakukan Reward and Punishment atas Capaian Vaksinasi

Birokrasi     Dibaca : 138 kali Penulis:
Pemkab Bondowoso Berlakukan Reward and Punishment atas Capaian Vaksinasi
FaktualNews.co/Deni Ahmad Wijaya
Seorang warga menerima suntikan vaksin dalam kegiatan vaksinasi di kantor Desa Pancoran, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso beberapa waktu lalu.

BONDOWOSO, FaktualNews.co – Pemkab Bondowoso memberlakukan reward and punishment atas capaian vaksinasi di setiap kecamatan tahun ini. Realisasi terendah akan mendapatkan rompi hitam bertuliskan ‘Gagal Vaksinasi’, sedangkan tertinggi diganjar dana.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rachmat menyampaikan, kebijakan ini dalam rangka percepatan vaksinasi guna membentuk Herd Immunity.

“Kalau enggak sampai herd immunity, diundang ke kabupaten pakai rompi, berdiri menghadap bendera termasuk kepala Puskesmas dan camat. Disaksikan oleh Dandim dan Kapolres,” kata Irwan Bachtiar Rachmat beberapa waktu lalu.

Untuk tiga kecamatan yang capaian vaksinasinya tinggi pada Desember 2021 mendatang akan mendapat Rp 100 juta, Rp 75 juta, dan 50 juta.

Sementara bagi, kecamatan yang capaiannya rendah atau tak memenuhi 70 persen akan diberi rompi hitam bertuliskan ‘Gagal Vaksinasi’. Sekaligus penundaan rekomendasi untuk pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) melalui camat setempat.

Baik reward dan punishment tersebut akan berlaku hingga akhir Desember 2021 sebagai target pencapaian herd immunity 70 persen, dalam penganugerahan capaian vaksinasi.

Aris Wasiyanto, Camat Tamanan mengakui, bahwa kendala terbesar percepatan vaksinasi adalah beredarnya hoaks.

“Oleh karenanya perlu pemahaman kepada warga sampai ke tingkat terbawah. Kemudian juga pelibatan ulama agar mengajak dan mengedukasi warga bahwa vaksinasi penting,” tuturnya, Jumat (1/10/2021) sore.

Namun, pada prinsipnya, Camat diakuinya bertanggungjawab atas tingkat vaksinasi di wilayahnya, terlepas dari adanya reward and punishment.

“Jadi, walaupun tidak ada reward, kita tetap wajib mensukseskan vaksinasi. Jika gagal, kita juga harus siap memakai rompi hitam itu,” tegasnya. (awi)

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh