FaktualNews.co

Tak Ada Pagar Pembatas, Mobil Kijang Nyebur ke Sungai di Jember

Peristiwa     Dibaca : 69 kali Penulis:
Tak Ada Pagar Pembatas, Mobil Kijang Nyebur ke Sungai di Jember
FaktualNews/Muhammad Hatta/
Mobil terperosok ke dalam sungai Mbesini Jember

JEMBER, FaktualNews.co – Nasib nahas dialami Mobil Kijang Hitam Berplat S 1496 J yang dikendarai Suwadi (45) warga Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.

Pasalnya mobil yang dikendarainya bersama seorang penumpang Suparno (50) juga warga Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, nyebur ke sungai Afir Mbesini di Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember, Senin (4/10/2021) siang.

Mobil itu nyebur sungai, diduga karena kurang hati-hati saat melintas di jembatan berukuran 7 x 2 meter itu. Ditambah lagi, kondisi jembatan yang tidak memiliki pagar pembatas yang baik, akhirnya oleng dengan posisi miring ke kiri hingga terperosok masuk sungai.

“Saat saya dari rumah saudara melihat kayu jati yang mau dijual. Saat jalan (melintas) di jembatan desa itu, sudah pelan-pelan. Tapi karena tidak ada pagar batasnya. Jadi kurang awas mungkin. Akhirnya nyebur ke sungai itu,” kata Suwadi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Suwadi tidak mengalami luka serius. Tapi temannya yang duduk di sisi kiri pengemudi sempat nyebur ke sungai dan mengalami luka cukup parah, hingga mendapatkan sekitar 10 jahitan di kepalanya.

“Kepalanya membentur batu mungkin karena mobil posisi oleng ke kiri. Posisinya masuk di dalam sungai. Beruntung banyak warga membantu, dan menolong saya dan teman,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Desa Wonorejo Viky Dwy Saa dikonfirmasi mengaku akan melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami akan segera buat (pagar) pembatas jembatan tersebut, agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi,” kata Viky saat dikonfirmasi di Kantor Desa bersama sejumlah wartawan.

Sementara itu menurut Ulum warga setempat, kejadian mobil terperosok masuk ke dalam sungai bukan sekali ini terjadi.

“Dulu ada mobil juga sama kejadiannya, selain itu juga motor beberapa kali,” sebutnya.

Sebelumnya warga sudah berinisiatif untuk memasang pagar pembatas jembatan darurat dari batang bambu. Namun pagar pembatas tersebut sudah rusak.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid