FaktualNews.co

Soal Mobil Jip Mini Buatan Santri Jember, BPKB Pakai Suzuki Carry

Teknologi     Dibaca : 387 kali Penulis:
Soal Mobil Jip Mini Buatan Santri Jember, BPKB Pakai Suzuki Carry
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Foto : Jip Mini karya santri di Jember.

JEMBER, FaktualNews.co – Jip mini karya santri di Jember kini mempunyai 4 tiruan model mobil. Mulai dari model hardtop, Rubicon, Willys, dan Land Cruiser.

Para santri yang terlibat dalam pembuatan Jip Mini itu adalah para santri yang mengenyam pendidikan di Ponpes Roudatul Ulum, Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, berkolaborasi dengan santri dari Ponpes Sahlul Manal Lingkungan Jambuan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

Untuk pembuatan satu mobil jip mini itu membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan dan dikerjakan oleh 7 orang santri.

Terkait produksi mobil Jip Mini itu kini ada 4 mobil yang sudah diproduksi dan digunakan. Dua mobil masih dalam proses pembuatan dan sudah dipesan.

“Sedangkan satu mobil lagi masih dalam produksi,” kata Pengasuh Ponpes Roudatul Ulum Gus Nadhif Muhammad Mishbah saat dikonfirmasi di rumahnya, Sabtu (16/10/2021).

Untuk ukuran mobil jip mini itu, lanjut Gus Nadhif, berskala 1:50 dengan mobil asli. “Dengan tinggi kurang lebih 140 cm, panjang 230 cm dan lebar 104 cm,” sebutnya.

Saat ditanya soal legalitas dari mobil itu, Gus Nadhif mengatakan bahwa BPKB dan STNK nya adalah mobil carry. “Sementara ini BPKB dan STNK nya adalah dari mesin mobil bekas suzuki Carry yang dipasang dalam Jip mini itu. Tapi ke depan kami akan memikirkan legalitas dari produksi mobil ini,” ujarnya.

Pasalnya ke depan, lanjut Gus Nadhif, pihaknya juga berupaya agar ada Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

“Karena agar nantinya benar-benar menjadi hasil produksi dari santri. Apalagi ini bukti jika santri salaf tidak hanya bisa mengaji kitab kuning. Tapi punya karya kreasi dan cipta dengan mobil Jip Mini ini,” ujarnya.

“Untuk Hak Karya Cipta atau HaKI itu, harapan saya ada andil pemerintah (perhatian). Kami sepakat untuk menghasilkan karya bermanfaat, dan ini kan juga mengharumkan nama jember. Tentunya kami juga di lindungi,” sambungnya.

Lebih lanjut Gus Nadhif menyampaikan, dengan hasil karya santri dalam bentuk mobil mini ini. Pihaknya tidak ingin kemudian melanggar aturan.

“Kami tidak ingin dituding memalsukn product yang sudak ada. Kita hanya ingin berkarya,” ujarnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid