FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Fobia Jarum Suntik, Gadis Cantik di Kediri Menjerit Saat Vaksinasi Covid-19

Peristiwa     Dibaca : 210 kali Penulis:
Fobia Jarum Suntik, Gadis Cantik di Kediri Menjerit Saat Vaksinasi Covid-19
FaktualNews.co/Moh Muajijin
Kepala BIN Jatim menenangkan peserta vaksin yang fobia jarum suntik

KEDIRI, FaktualNews.co – Kehebohan terjadi saat Novi Diah Setyorini (20), warga Desa Turus, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, disuntik vaksin Covid-19 di kediamannya, saat vaksinasi door to door oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Jatim, Selasa (19/10/2021).

Gadis berparas cukup elok ini menjerit keras saat petugas medis hendak menyuntikkan jarum ke lengan Novi Diah Setyorini. Petugas menenangkan Diah.

Bahkan kepala BIN Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar sempat menenangkan Diah, hingga akhirnya Diah berhasil disuntik vaksin.

Usai divaksin, Diah mengaku memang fobia jarum suntik sejak kecil. Namun karena vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, maka ia memeranikan diri ikut vaksin.

“Memang saya takut sekali dengan jarum suntik. Namun karena manfaat vaksin untuk menangkal virus Covid-19, saya tetap ikut vaksin,” ujar Diah usai divaksin.

Kepala BIN Jawa Timur Marsma Rudi Iskandar mengatakan, serbuan vaksinasi tersebut menyasar para santri dan pelajar serta masyarakat, guna meningkatkan Herd Immunity atau kekebalan komunal pada siswa, guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Dalam serbuan vaksinasi dosis kedua ini, kami menyediakan 7500 vaksin merek Sinovac. Harapan kami seluruh warga Kabupaten Kediri dalam waktu dekat bisa seluruhnya divaksin. Karena vaksin salah-satu cara menangkal virus covid 19,” tegas Rudi Iskandar.

Namun Marsma Rudi Iskandar mengingatkan, kendati sudah divaksin, hendaknya masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), minimal dengan tetap memakai masker, sering mencuci tangan dengan sabun, dan membatasi kerumunan.

Vaksinasi dilaksanakan di Kecamatan Gampengrejo dengan total 500 dosis, di Kecamatan Plosoklaten dan Kecamatan Papar 7000 dosis vaksin.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono