FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Maulid Nabi, Yayasan Al-Falah Kediri Bagi-bagi Uang ke Pendidik, Begini Caranya

Event     Dibaca : 169 kali Penulis:
Maulid Nabi, Yayasan Al-Falah Kediri Bagi-bagi Uang ke Pendidik, Begini Caranya
FaktualNews.co/Moh Muajijin
Pengurus yayasan membawa pohon pisang yang ditempeli uang keliling menuju para tenaga pendidik

KEDIRI, FaktualNews.co – Berbagai cara dilakukan warga atau lembaga dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad 1443 Hijriah.

Yayasan Pendidikan Al Falah Desa Pagu Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, dengan cara membagi-bagikan uang kepada para tenaga pengajar, Selasa (19/10/2021).

Uniknya uang yang dibagi-bagikan ditaruh di batang pohon pisang kecil, dan dibawa oleh salah-satu pengurus Yayasan keliling menuju para tenaga pendidik.

“Uang yang kita tempel atau taruh di pohon pisang uang kertas pecahan 20 ribuan dengan total sebanyak 35 lembar, dan kita berikan kepada para tenaga pendidik,” terang Gus Fahim, pengurus Yayasan Al Falah.

Namun dalam pembagian uang tersebut, pihak yayasan tetap menerapkan protokol kesehatan. Semua pengurus yayasan dan para tenaga pendidik, memakai masker dan menjaga jarak.

“Kita juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua pengurus Yayasan dan para Guru wajib memakai masker,” tambah Gus Fahim.

Diharapkan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad tersebut, mampu menambah kecintaan dan mahabbah kepada Nabi Besar Muhammad.

“Intinya dalam peringatan Maulid Nabi ini menjadikan kita lebih instrospeksi diri untuk selalu taat dalam beribadah, dan juga membuat kita selalu menambah keimanan dalan diri kita masing-masing.” ujar Gus Fahim.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, para pengurus Yayasan Al Falah Desa Pagu juga berpesan kepada para anak didiknya, untuk selalu mendukung Pemerintah dalam menekan penyebaran virus covid 19.

“Kami selalu menghimbau kepada anak-didik kami untuk menerapkan protokol kesehatan di manapun, khususnya 3M. Mencuci tangan,memakai masker dan menjaga jarak, guna menekan penyebaran virus Covid 19,” tutup Gus Fahim.(aji)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono