FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Lama Tak Pulang, Kakek Renta di Blitar Ditemukan Membusuk

Peristiwa     Dibaca : 283 kali Penulis:
Lama Tak Pulang, Kakek Renta di Blitar Ditemukan Membusuk
FaktualNews.co/Dwi Hariyadi.
Petugas saat melakukan evakuasi jasad korban.

BLITAR, FaktualNews.co-Tingalkan rumah sejak 2 Oktober 2021 lalu, Suyut (93) warga Desa Pandanarum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, ditemukan meningal dunia dalam kondisi membusuk di lereng Gunung Betet Jumat (22/10/2021).

Salah satu saksi mata yang menemukan korban Sahroni (60) mengatakan, ketika itu awalnya dia  merumput di sekitar lokasi ditemukan korban yang mencium bau busuk. Aroma bau tak sedap tersebut setelah dicari yang menemukan jasad korban.

“Saya kaget, lalu saya pulang memberitahu warga lainnya dan melaporkan kejadian tersebut, ke Polsek Sutojayan,” kata Sahroni.

Sementara Kapolsek Sutojayan, AKP Agus Susanto mengatakan, petugas yang mendapatkan laporan selanjutnya mendatangi lokasi bersama tim identifikasi Polres Blitar. Karena jarak dan medan yang sulit, membuat proses evakuasi berjalan lambat.

“Korban ditemukan sekitar pukul 14 .00 Wib. Berhasil dievakuasi dari lokasi sekitar pukul 16.00 Wib. Saat ini korban sudah diserahkan kepihak keluarga,”ungkap AKP Agus Susanto.

Agus menambahkan, bedasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga, korban meningalkan rumah pada 2 Oktober lalu. Pihak keluarga dan warga sekitar sudah mencarinya namun tidak ditemukan.

“Korban sudah pikun, karena usianya sudah tua. Korban diperkirakan korban meningal karena lelah dan tidak diketahui orang,”ujarnya

Lebih lanjut Agus menjelaskan, bedasarkan pemeriksaan petugas kesehatan dan identifikasi Polres Blitar. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan, dugaan sementara kematian korban akibat kelelahan dan tidak bisa balik pulang.

“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi, menerima dengan ikhlas dan membuat surat pernyataan, kemudian  mempersiapkan untuk pemakaman,” pungkasnya

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin