FaktualNews.co

Korsleting Listrik, Toko Busana di Bondowoso Ludes Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 815 kali Penulis:
Korsleting Listrik, Toko Busana di Bondowoso Ludes Terbakar
FaktualNews.co/Istimewa
Toko busana PM One Shop terbakar pada Sabtu (23/10/2021) dini hari. Petugas Damkar berhasil melakukan pemadaman dan pendingan nyaris pukul 07.00 WIB.

BONDOWOSO, FaktualNews.co – Sebuah toko busana di Kabupaten Bondowoso ludes terbakar pada Sabtu (23/10/2021) dini hari. Diduga kebakaran akibat hubungan arus pendek (korsleting) listrik.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bondowoso Slamet Yantoko menjelaskan, toko busana itu yakni PM One Shop yang beralamatkan di Jl. RE Martadinata nomor 61. Berdasar informasi yang dihimpun, warga sekitar toko mulai mencium bau kabel terbakar pada Jumat (22/10/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Tapi masih mencari-cari di mana sumber kebakaran itu,” kata Slamet dikonfirmasi, Sabtu (23/10/2021) pagi.

Pada Sabtu pukul 01.00 WIB, barulah muncul kepulan asap hingga percikan api dari dalam toko.

Dalam toko tersebut terdapat 2 ruangan. Diduga, sumber kebakaran muncul dari ruang bagian belakang. Dikarenakan bahan di dalam toko mudah terbakar, api cepat membesar.

“Kami menerima informasi, langsung datang ke TKP bersama Polres Bondowoso dan melakukan pemadaman serta pendinginan,” ucap Slamet.

Pemadaman dan pendingan membutuhkan waktu hingga 5 jam lebih atau sekitar pukul 06.45 WIB. Akibat kejadian itu, seiisi toko ludes terbakar tanpa sisa. Kemudian, di sekitar lokasi telah dipasang garis polisi.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena saat kebakaran memang tidak ada orang di dalam. Sedangkan kerugian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” ungkap Slamet.

Berdasarkan pantauan di lokasi usai kejadian, bangunan PM One Shop menjadi tontonan pengendara yang melintas dan puluhan karyawan toko tetangga. Sebab, tempat kejadian perkara (TKP) berada di kawasan pertokoan pusat kota Bondowoso.

“Saya pas jalan ke sini, lihat ada toko terbakar, saya berhenti dulu. Sambil ngobrol sama teman di sini,” tutur Edy, seorang warga yang melintas.

Menurutnya, banyaknya para pemuda yang juga menonton bukanlah karyawan PM One Shop, melainkan karyawan toko lainnya.

“Kalau karyawan gedung yang terbakar gak kira pakaian rapi atau berseragam begini. Pasti sudah diberitahu lebih dulu sama pemilik toko,” terangnya. (awi)

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh