FaktualNews.co

Inilah Cedera Seks yang Sering Terjadi Bagi Perempuan

Gaya Hidup     Dibaca : 204 kali Penulis:
Inilah Cedera Seks yang Sering Terjadi Bagi Perempuan
FaktualNews.co/Istimewa//
Ilustrasi.

SURABAYA, FaktualNews.co –Seks antar suami istri harusnya jadi hal yang indah dan menggairahkan. Namun itu jadi tak indah lagi ketika sebuah hal tak diinginkan terjadi, cedera seks.

Perlu disadari, cedera seks itu lebih sering terjadi dibanding yang Anda kira. Ini bukan masalah ‘jam terbang,’ tapi ada banyak faktor yang memengaruhinya.

Berikut beberapa jenis cedera seks atau kecelakaan karena seks yang sering terjadi.

1. Vaginal tears

Ini bukan ‘air mata’ melainkan darah yang mengalir dari vagina setelah berhubungan seks. Hal ini bisa terjadi karena robekan di vagina.

Mengutip Health 24, robekan ini bisa terjadi karena vagina terlalu kering. Solusinya gunakan pelumas.

“Anda bisa pakai pelumas atau jika tak ingin, Anda bisa bergerak lebih pelan saat seks,” kata Debby Herbenick, ilmuwan peneliti di Indiana University dan penulis Sex Made Easy.

“Kebanyakan robekan vagina kecil dan sembuh dengan sendirinya,” kata Herbenick.

“Tetapi jika lukanya lebih besar atau terus berdarah, hubungi penyedia layanan kesehatan.”

  1. Carpet burn

    Hubungan seks dapat menyebabkan luka bakar yang menyakitkan karena gesekan.

    Cara mengatasinya, spesialis kesehatan wanita, Jennifer Wider mengungkapkan untuk mencuci atau membasuh area yang terinfeksi dengan air dingin dan sabun antibakteri.

Jika kulit benar-benar luka seperti ada luka fisik, bukan hanya kemerahan yang teriritasi maka bersihkan dengan antiseptik dan oleskan krim antibakteri.

  1. Benda asing di vagina

    Dua “benda asing” yang paling umum ditemui ginekolog adalah tampon yang terlupakan (hei, itu terjadi) dan kondom yang hilang. Dan ya, gynaes sebenarnya menyebut mereka sebagai “benda asing.”

    Cara mengatasinya: Mulailah dengan menarik napas dalam-dalam dan tidak panik; itu terjadi dan Anda benar-benar bisa mengeluarkannya.

    “Tindakan terbaik adalah menunggu 10 atau 15 menit setelah Anda berhubungan seks,” kata Herbenick.

    Dalam jangka waktu tersebut, vagina akan kembali ke ukuran semula. Dalam kondisi ini akan jauh lebih mudah untuk mencapainya dalam keadaan normal daripada ketika semuanya membesar karena rangsangan seks.

    Santai saja, dan masukkan dua jari untuk mencoba mengeluarkannya. Jika Anda tidak bisa, hubungi dokter Anda ASAP dan mereka dapat mencarikannya untuk Anda.

    Ada beberapa benda asing juga yang ‘nyasar’ di anus.

    “Ketika saya menjadi residen bedah umum, saya menemukan beberapa benda ‘unik’ bersarang di rektum,” kata Joshua D Zuckerman, seorang ahli bedah plastik di New York kepada Women’s Health US.

    “Dalam satu kasus, kami harus mengeluarkan bola softball merah muda dari dubur seseorang dan, dalam kasus lain, kentang berukuran cukup besar.”

    5. Cedera punggung

    Beberapa posisi seks mengharuskan Anda untuk punya punggung yang kuat, misalnya reverse cowgirl atau butter churner.

    Namun beberapa orang memang suka posisi yang menantang. Tenang ada cara untuk mengatasi masalah cedera punggung karena seks ini.

    “Letakkan kompres es di punggung bawah Anda untuk meredakan peradangan,” saran Wider.

    “Kemudian, setelah peradangan mereda, gunakan bantal pemanas untuk menenangkan otot-otot Anda. Terakhir, minum ibuprofen dan istirahat selama beberapa jam.”

    6. Iritasi makanan

    Strawberry dan whipped cream bisa jadi teman seksi di ranjang. Namun dalam beberapa kondisi ini bisa jadi malapetaka.

    Gabe Wilson, seorang dokter di Texas mengungkapkan bahwa ada kalanya orang memiliki iritasi makanan yang dipakai sebagai ‘bumbu’ untuk bercinta.

    “Saya pernah merawat seorang wanita yang pasangannya melakukan cunnilingus padanya setelah makan makanan pedas. Saus pedas yang dimakan pasangannya menyebabkan luka bakar ringan di area genitalnya.”

    Jika Anda mengalami hal ini, maka atasi luka bakar tersebut dengan sabun dan air atau produk susu berlemak seperti susu murni dan yogurt.

  2. Infeksi saluran kemih (ISK)

Hal ini memang bukan hanya terjadi karena hubungan seks. Tapi siapa pun yang pernah mendapat masalah ini tahu kalau infeksi ini benar-benar menyusahkan.

Solusi untuk mencegah infeksi saluran kemih ini adalah dengan memakai pelumas. Pastikan pakai pelumas yang cukup dan pasangan Anda tak penetrasi terlalu cepat atau kasar. Hal itu bisa menyebabkan vaginal tears atau iritasi yang meningkatkan risiko ISK lebih sering terjadi.

  1. Infeksi jamur

Seks memang tak menyebabkan infeksi jamur, tapi infeksi ini lebih sering terjadi pada wanita yang aktif secara seksual.Kebanyakan wanita yang mendapatkan infeksi jamur karena seks oral atau dari berhubungan seks dengan pria yang memiliki masalah penis ‘berliur.’

  1. Penis bengkok atau patah

Jangan bayangkan cedera seks penis patah ini akan patah seperti tulang. Yang harus dipahami, Anda tidak benar-benar bisa mematahkan penis karena tak ada tulang di dalam penis. Bukan patah melainkan bengkok.

Ahli urologi dari Central Park Urology New York David Kaufman mengatakan kepada Women’s Health bahwa penis patah atau bengkok ini ditandai dengan suara gemeretak dan diikuti rasa sakit yang parah, penis memar dan bengkak karena pembuluh darah untuk ereksi, pecah.

Kaufman mengungkapkan cedera ini terjadi karena seks super-kasar.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
Sumber
cnnindonesia.com