FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Terduga Penganiaya Anak Dikabarkan Dilepas, Pengacara-LSM Pertanyakan ke Mapolres Probolinggo Kota

Hukum     Dibaca : 169 kali Penulis:
Terduga Penganiaya Anak Dikabarkan Dilepas, Pengacara-LSM Pertanyakan ke Mapolres Probolinggo Kota
FaktualNews.co/Agus Salam
Pengacara dan LSM saat berada di Mapolres Probolinggo Kota

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Sejumlah pengacara dan anggota LSM Lira serta Fokus, mendatangi Mapolres Probolinggo Kota, Rabu (27/10/21) siang.

Tujuannya, menanyakan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa MKS (15), Sabtu (23/10/21) sekitar pukul 21.45 WIB lalu.

Mengingat, pria yang diduga telah memukul korban di biliar Wijaya, Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, tidak ditahan alias dilepas. Pernyataan itu disampaikan Harmoko salah satu pengacara korban, sebelum menemui petugas.

Menurutnya, kedatangannya ke mapolresta untuk menanyakan kebenaran informasi kalau pria yang memukul kliennya, berinisal RH (18), dilepas atau tidak ditahan.

Jika benar, pihaknya akan menanyakan pertimbangannya sehingga pelaku bisa menghirup udara bebas. Padahal menurutnya, korban adalah anak ingusan atau di bawah umur.

Padahal, jika merujuk pada aturan, pelaku harus ditahan karena usianya di atas 18 tahun.

“Ini langkah kami, menanyakan ke polresta. Apa pertimbangannya melepas pelaku yang sudah dewasa. Usianya di atas 18 tahun,” katanya.

Dijelaskan, kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan tersebut sudah dilaporkan, dan sempat terekam kamera. Harmoko menyebut, berdasarkan rekaman yang dilihatnya, pelaku dua orang.

“Pelakunya 2 orang. Berarti kan pengeroyokan. Dipukul berkali-kali,” jelas pria yang biasa disapa Moko tersebut.

Hal senada juga disampaikan Amnari dari Fokus. Ia menyebut kejadian di depan biliar Wijaya itu, merupakan pengeroyokan. Karena pelakunya dua orang.

Saat ditanya permasalahannya, ia menjawab tidak ada masalah, bahkan antara pelaku dan korban tidak saling mengenal. “Korban tidak punya masalah dengan pelaku, bahkan tidak kenal,” katanya.

Korban dipukul berkali kali oleh pelaku, karena mlihat pelaku yang tengah berbincang-bindang dengan temannya.

Ditambahkan, korban bersama 2 rekannya ke biliar yang berlokasi di depan TRA (Kolam Renang) karena ingin melihat pertandingan biliar. “Kan di sana ada lomba. Korban ingin melihat,” ujarnya.

Upaya konfirmasi terus dilakukan ke pihak kepolisian. Namun Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Teddy Tridani belum memberikan keterangan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono