FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Berniat Liburan, Seorang Bocah di Kediri Tewas Tenggelam

Peristiwa     Dibaca : 158 kali Penulis:
Berniat Liburan, Seorang Bocah di Kediri Tewas Tenggelam
FaktualNews.co/Aji.
Jasad korban saat di RS Siti Khodijah, Kediri.

KEDIRI, FaktualNews.co – Berniat liburan dan mandi di sungai, RRS (12) warga Desa Karang Tengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, justru tenggelam di Sungai Wonokasihan,  Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jumat (29/10/2021).

Korban yang mandi bersama saudaranya, diduga tidak bisa berenang dan tenggelam di pusaran Sungai Wonokasihan, saat ditinggal saudaranya beli makanan di warung.

Kasi Humas Polres Kediri, AKP Ratmoko Budi Lartono mengatakan, awalnya korban datang bersama saudaranya Hafiz, kakak iparnya yang bernama M Khanafi dan istri Reni ke  Sungai Wonotirto Desa Gayam Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Sampai di sana korban dan Hafiz langsung berenang di sungai, sedangkan M Khanafi dan istrinya Reni duduk menunggu mereka berdua berenang di sungai.

“Karena lapar, M Khanafi dan istrinya Reni pamit mau ke warung untuk membeli makanan. Namun sebelum pergi, korban di beritahu supaya tidak berpindah ke arah sungai yang dalam dan oleh korban diiyakan.”terang AKP Ratmoko Budi Lartono, Jumat (29/10/2021).

Saat M Khanafi dan Reni berada di warung untuk membeli makanan, tiba-tiba terdengar suara jeritan dan orang-orang berlari ke arah sungai yang dalam.

“Karena penasaran M Khanafi dan Reni juga ikut melihat, dan ternyata Hafiz telah menangis di pinggir sungai dan saat itu korban sudah tidak ada di lokasi. Mengetahui hal tersebut M Khanafi ikut mencari. Akhirnya korban ditemukan di tenggelam dan langsung dibawa kerumah sakit Siti Khodijah. Namun setelah sampai di rumah sakit Siti Khodijah, korban dinyatakan telah meninggal dunia, “tambah Ratmoko.

Petugas yang datang kemudian melakukan visum luar bersama dokter RS Siti Khodijah, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga korban menyatakan sudah menerima dengan membuat surat pernyataan.

“Kami selalu mengimbau kepada masyarakat, untuk selalu mengawasi keluarganya saat berada di lokasi wisata, agar kejadian serupa tidak terulang,”pungkas AKP Ratmoko Budi Lartono. (aji) 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin