FaktualNews.co

Ngajak Warga Nyabu di Medsos, Oknum Guru di Situbondo Ditangkap Polisi

Kriminal     Dibaca : 208 kali Penulis:
Ngajak Warga Nyabu di Medsos, Oknum Guru di Situbondo Ditangkap Polisi
FaktualNews.co/Fathul Bari.
Barang bukti sabu dan peralatan nyabu dari oknum guru BFR di Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, oknum guru yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial BFR asal Kecamatan Suboh, Situbondo ditangkap polisi  di rumahnya, Jumat (29/10/2021).

Selain itu, dari rumah oknum PNS guru tersebut, petugas Satreskoba Polres Situbondo, juga berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat sekitar 3 gram, serta seperangkat alat untuk menghisap sabu.

Untuk pengembangan kasusnya, oknum guru tersebut, berikut sejumlah barang buktinya langsung digelandang ke Mapolres Situbondo. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, BFR langsung dijebloskan ke sel Mapolres Situbondo.

Diperoleh keterangan, terungkapnya BFR sebagai pengguna sabu-sabu itu, justru atas postingan oknum guru tersebut di akun media sosial Facebook miliknya.

Dalam  unggahan di akun FB miliknya,  BFR menyertakan foto seperangkat alat untuk menghisap sabu-sabu, dengan unggahan mengajak warga untuk mengkonsumsi sabu-sabu biar tidak pusing.

Mendapati unggahan ajakan untuk mengkonsumsi sabu-sabu, Tim Opsnal Satreskoba langsung melakukan penyelidikan, hingga berhasil menangkap BFR dan mengamankan sejumlah barang bukti di rumahnya.

Kasi Humas Polres Situbondo,  Iptu Achmad Sutrisno membenarkan terungkapnya oknum berinisial BFR menggunakan sabu-sabu itu, justru dari akun medsos FB miliknya  yang mengajak nyabu. Karena ungghan tersebut, sehingga  ada reaksi dari netizen. Selanjutnya Tim Opsnal Satreskoba langsung bergerak menyikapi unggahan tersebut.

“BFR ditangkap di salah satu rumah di Suboh, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Dia dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1)  UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,”katanya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin