FaktualNews.co

Tambah 6,5 Juta Stok Vaksin, Pemerintah Terus Percepat Vaksinasi

Nasional     Dibaca : 93 kali Penulis:
Tambah 6,5 Juta Stok Vaksin, Pemerintah Terus Percepat Vaksinasi
Indonesia menerima tiga tahap kedatangan vaksin dengan jumlah total sekitar 6,5 juta vaksin, pada Jumat 29 Oktober 2021/Dokumentasi KPCPEN

JAKARTA, FaktualNews.co – Indonesia menerima tiga tahap kedatangan vaksin dengan jumlah total sekitar 6,5 juta vaksin, pada Jumat 29 Oktober 2021.

Dengan penguatan stok vaksin di Indonesia ini, pemerintah berharap masyarakat dapat segera melakukan vaksinasi untuk mengantisipasi gelombang ke-3 Covid-19.

Juru Bicara Vaksinasi Covid -19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, tiga tahap vaksin yang datang tiba pada hari ini adalah vaksin tahap 105 berupa Pfizer sebanyak 1.263.600 dosis, tahap 106 berupa vaksin AstraZeneca sebanyak 1.336.200 dosis, dan tahap 107 berupa vaksin Sinovac sebanyak 4.000.000 dosis. Seluruh vaksin ini didatangkan dalam bentuk vaksin jadi melalui skema pembelian langsung.

“Dengan kedatangan vaksin hari ini, maka jumlah total vaksin yang telah hadir di Indonesia baik dalam bentuk jadi maupun bahan baku 312.335.760 dosis,” ungkap dr Siti Nadia, dalam siaran pers yang diterima FaktualNew.co, Jumat (29/10/2021.

Guna percepatan vaksinasi di daerah, ia mengatakan, vaksin tahap 105 akan segera didistribusikan ke berbagai wilayah.

Vaksin Pfizer yang mendarat di Bandara Soekarno-Hatta – Jakarta, Banten, itu akan dikirimkan ke empat lokasi serah terima, yaitu Dinkes Banten, Dinkes Bengkulu, Dinkes Nusa Tenggara Barat, dan Dinkes Lampung.

Sementara vaksin tahap 105 yang mendarat di Bandara Ahmad Yani, Semarang, akan disalurkan ke Dinkes Provinsi Jawa Tengah, serta yang tiba di Bandara Juanda – Surabaya segera dikirimkan ke Dinkes Provinsi Jawa Timur.

“Pasokan vaksin Covid-19 terus berdatangan seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah,” papar dr. Siti Nadia. Vaksinasi dinilai sebagai salah satu perlindungan utama bagi masyarakat Indonesia dari Covid-19.

Vaksin sudah tersedia, katanya, jadi tidak ada alasan lagi untuk menunda vaksinasi. Hal ini, imbuh Nadia, juga menjadi langkah antisipasi menghadapi gelombang ketiga Covid-19.

“Meski tentu saja kita berharap tidak terjadi di Indonesia. Dan jangan lupa, meskipun sudah divaksin, protokol kesehatan tiodak boleh kendor. Minimal dengan tiga M, memakai masker, mencuri tangan dengan sabun, dan menjaga jarak,” katanya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono