FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Harga Minyak Goreng di Pasar Blitar Melambung Tinggi, Pedagang Mengeluh

Ekonomi     Dibaca : 164 kali Penulis:
Harga Minyak Goreng di Pasar Blitar Melambung Tinggi, Pedagang Mengeluh
FaktualNews.co/Dwi Haryadi/
Lutfiatul Dhifah saat menujukan minyak goreng daganganya

BLITAR, FaktualNews.co – Harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Blitar terus naik. Semula harga minyak goreng kemasan di pasaran mencapai 15 ribu perliter, kini harga minyak goreng menjadi 18 ribu perliter.

Naiknya harga minyak goreng ini, dikeluhkan para pedagang dan masyarakat. Belum diketahui faktor apa yang membuat minyak goreng ini naik.

Salah satu pedang pasar templek Kota Blitar, Lutfiatul Dhifah mengatakan, naiknya harga minyak di kota Blitar ini sejak awal bulan Oktober lalu. Berawal dari harga minyak perliter mencapai 12 ribu, lalu naik menjadi 15 ribu dan awal September ini menjadi 18 ribu perliter.

“Ya setiap ada sales datang harga naik terus, minggu kemarin masih lima belas ribu perliter, namun untuk hari ini harga minyak goreng delapan belas ribu perkilo,” kata Lutfiatul Dhifah, Senin (1/11/2021).

Dampak naiknya minyak goreng saat ini, membuat para pembeli mulai turun. Hal ini diduga, lantaran warga yang hendak membeli minyak goreng kemasan, beralih ke minyak goreng curah yang saat ini harganya agak lebih murah dari pada minyak pabrikan.

“Kalau minyak goreng curah masih dikisaran enam belas ribu sampai tuju belas ribu perkilo, bahkan ada yang masih lima belas ribu perkilo, tergantung kualitas minyaknya,” ujarnya.

Para pedagang berharap, harga minyak goreng segera turun kembali. Karena jika terus naik, para pedagang juga bingung untuk menjualnya. Pasalnya selama naik berturut-turut, sejumlah pelanggan sudah banyak yang beralih ke minyak curah.

“Harapan kami segera turun ke harga semula yaitu dua belas sampai empat belas ribu perliter, jika turun maka tidak ada yang dikeluhkan pedagang maupun masyarakat,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid