FaktualNews.co

Dinas Kominfo Kabupaten Blitar, Gelar Seminar Pembentukan Pandu Digital Desa

Advertorial     Dibaca : 192 kali Penulis:
Dinas Kominfo Kabupaten Blitar, Gelar Seminar Pembentukan Pandu Digital Desa
FaktualNews/Dwi Haryadi/
Pembukaan Seminar dan Workshop pembentukan pandu digital yang digelar Dinas Kominfo Kabupaten Blitar

BLITAR, FaktualNews.co – Guna mendorong pemberdayaan sarana digital, Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Kumunikasi dan Informatika menggelar Seminar dan Workshop pembentukan pandu digital pendampingan inplementasi digitalisasi desa di aula Wisata Kampung Coklat, Rabu (3/11/2021)

Kepala Dinas Informasi Dan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blitar Eko Susanto mengatakan, kegiatan seminar dan Workshop ini bekerja sama dengan relawan Tekhnologi Informasi Kumunikasi Kabupaten Blitar. Acara ini merupakan pembentukan pandu digital program dari Kementrian Keminfo terutama Direktur Jendral Aplikasi dan Informatika Kabupaten Blitar.

“jadi salah satu program pemberdayaan pendamping literasi digital, yang difasilitasi oleh Kementrian kominfo dengan yang disesuaikan dengan level-level. Yang juga diselaraskan dengan program Pemkab Blitar,” Kata Kepala Keminfo Kabupaten Blitar.

Eko menambahkan, dengan dibentuknya Pandu digital ini bisa menjadi pioner perubahan di desa dengan menginisiasi pelayanan digital dengan mengusulkan ke desa dan UMKM bisa beralih kepada marketing online.

“Kami harapkan, kedepannya hasil seminar hari ini masuk dalam on the board jaringan jual beli online,” ujarnya.

Selain itu, pandu digital juga bisa digunakan untuk desa wisata.  Pandu wisata akan mempromosikan secara online, seperti bagaimana menawarkan homestay, menawarkan paket wisata sehingga bisa merubah mindset dalam memasarkan sesuatu dan menambah kesejahteraan masyarakat.” ungkapnya.

Hamzah Fatoni Ketua Umum Relawan TIK Kabupaten Blitar menjelaskan, desa itu ada 3 aspek yaitu infrastruktur jaringan internet, aplikasi pelayanan publik atau database, dan aspek pengembangan sumber daya manusia (SDM). Untuk pengembangan SDM, dengan adanya pandu digital ini bisa meliterasi masyarakat yang lain.

“Dengan adanya pandu digital diharapkan bisa mendampingi desa untuk mengimplementasikan desa,” harapnya.

Adapun jumlah peserta dengan Jalur diluar jaringan (Luring) sekitar 115 seperti yang sedang dilaksanakan hari ini. Selanjutnya nanti akan diadakan roadshow di 20 desa yang sudah dijadwalkan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid