FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Berkat Gerakan TikTok Seorang Gadis Belia Selamat dari Penyekapan

Peristiwa     Dibaca : 140 kali Penulis:
Berkat Gerakan TikTok Seorang Gadis Belia Selamat dari Penyekapan
FaktualNews.co/Istimewa
Kode darurat yang populer melalui TikTok. (upi.com)

SURABAYA, FaktualNews.co – Seorang gadis remaja di Carolina Utara, Amerika Serikat berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh petugas dari penyekapan setelah berhasil memberi kode darurat yang populer di TikTok.

Saat dibawa kabur dengan menggunakan mobil oleh pria bernama James Herbert Brick (61), gadis remaja tersebut terlihat memberi kode menggunakan tangannya.

Kantor Sheriff Laurel County Kentucky, sebagaimana dilansir United Press International, mengatakan mereka menerima informasi pada hari Kamis (4/11/2021) bahwa ada seorang penumpang wanita di mobil Toyota membuat gerakan yang menunjukkan adanya kekerasan dan meminta bantuan.

Kode yang dimaksud petugas adalah kode berupa telapak tangan yang direntangkan dan ibu jari dimasukkan ke dalam. Jari-jari kemudian dilipat di atas ibu jari.

Gesture atau bahasa tubuh tersebut, dikembangkan oleh Canadian Women’s Foundation selama isolasi sosial yang disebabkan pandemi tahun lalu.

Remaja itu telah dilaporkan hilang dari Asheville, N.C. oleh orang tuanya pada hari Selasa (2/11/2021).

Setelah penyelidik menemukan posisi kendaraan yang teridentifikasi, mereka memastikan bahwa gadis di dalam kendaraan tersebut adalah remaja yang hilang.

Deputi Sheriff menangkap pengemudi kendaraan, James Herbert Brick, setelah menemukan telepon yang berisi gambar seksual seorang wanita remaja.

Brick didakwa melakukan penyekapan yang tidak sah dan kepemilikan materi yang menunjukkan pertunjukan seks oleh anak di bawah umur di atas 12 tahun tetapi di bawah usia 18 tahun. Dia ditahan di pusat pemasyarakatan Laurel County.

Menurut kantor sheriff, gadis remaja itu mengatakan Brick membawanya melalui North Carolina, Tennessee, Kentucky dan ke Ohio.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
Sumber
United Press International
Tags