FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Dua Pasien Covid-19 di Situbondo Meninggal, Satgas Akan Gencarkan Vaksinasi Lansia

Kesehatan     Dibaca : 144 kali Penulis:
Dua Pasien Covid-19 di Situbondo Meninggal, Satgas Akan Gencarkan Vaksinasi Lansia
FaktualNews/Fatur Bari/
Foto : Syaifulloh, wakil ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Situbondo

SITUBONDO, FaktualNews.co – Dalam sehari, dua pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Situbondo. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo.

Bahkan, Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo, akan meningkatkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dengan sasaran sejumlah warga lanjut usia (lansia).

Wakil ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo, Syaifullah mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19, pihaknya akan terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi, karena vaksin merupakan tameng.

“Makanya, kami akan menggencarkan kegiatan vaksinasi, khususnya  untuk para lansia, anak muda dan masyarakat umum,” kata Syaifullah, Rabu (10/11/2021).

Menurut dia, dengan pelaksanaan vaksinasi, khususnya untuk para lansia itu, diharapkan capaian vaksinasi di Situbondo cepat meningkat hingga mencapai 75 persen.

Syaifullah menegaskan, selain meningkatkan kegiatan vaksinasi, pihaknya tetap berpesan kepada warga agar tetap disiplin prokes, serta memberlakukan pembatasan  mobilitas warga.

“Masyarakat sekarang merasa enteng dan tidak mematuhi prokes. Makanya prokes tetap jalan dan pembatasan sosial supaya mobilitas masyarakat berkurang,” jelasnya.

Selain itu, Satgas Covid 19 akan memperketat  mobilitas masyarakat di berbagai obyek wisata pada saat Hari Natal dan tahun baru.

“Karena hampir dipastikan, pada momen   hari Natal dan Tahun Baru akan terjadi kerumunan,” imbuhnya.

Agar tidak menimbulkan kerumunan tersebut, maka Satgas akan memberlakukan pencegatan-pencegatan di beberapa jalur masuk ke Situbondo.

“Misalnya saja wisatawan dari luar kabupaten tidak boleh masuk, jadi hanya diperbolehkan wisatawan lokal saja. Jika pembatasan itu diperbolehkan, Ya alhamdulillah,” kata Syaifullah.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid