FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Bunuh Cucunya, Seorang Nenek di Situbondo Divonis 10 Tahun Penjara

Hukum     Dibaca : 216 kali Penulis:
Bunuh Cucunya, Seorang Nenek di Situbondo Divonis 10 Tahun Penjara
FaktualNews.co/Fatur Bari/
Foto : Kasi Pidum Kejari Situbondo Ifan Praditia Putera

SITUBONDO, FaktualNews.co – Terbukti membunuh cucunya, seorang nenek berinisial IP (51) asal Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo divonis 10 kurungan penjara oleh majelis hakim PN Situbondo, dalam sidang yang dilakukan secara virtual.

Namun, vonis yang dijatuhkan majelis hakim Situbondo itu, lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Situbondo, karena pada sidang sebelumnya, Agus Widi Aldiono menuntut terdakwa IP selama 12 tahun kurungan penjara.

“Terdakwa Ika Pudayanti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan terhadap bayi yang baru dilahirkan keponakannya. Atas perbuatannya, kami memutuskan terdakwa dijatuhi hukuman 10 tahun kurungan penjara,” kata Rosihan, ketua majelis hakim PN Situbondo, Kamis (11/11/2021).

Dalam sidang kasus pembunuhan yang dilakukan secara virtual itu, ketua majelis hakim PN Situbodo menuntut terdakwa dengan pasal berlapis. Yakni pasal 338 KUHP dan pasal 76 C jo pasal pasal 80 ayat 3 Undang undang Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Mendengar amar putusan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya dan JPU Kejari Situbondo, akan melakukan banding atas vonis 10 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim PN Situbondo.

“Karena terdakwa melalui kuasa hukumnya melakukan upaya hukum banding, sehingga secara otomatis JPU juga melakukan upaya banding,” kata Ifan Praditia Putera, Kamis (11/11/2021).

Menurut dia, dalam sidang sebelumnya, JPU Agus Widi Aldiano menuntut terdakwa dengan tuntutan 12 tahun kurungan penjara. Cucu yang dilahirkan oleh keponakannya tersebut, dicekik lehernya oleh terdakwa hingga meninggal.

“Namun, sebelum dibunuh oleh terdakwa, bayi yang dianggap merupakan aib keluarga itu, ditawarkan kepada warga Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, sebelum akhirnya dibunuh dengan cara dicekik lehernya oleh terdakwa,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid