FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Minta Dikirim ke Negara Ketiga, Pengungsi Afghanistan Gruduk Kantor Kemenkum-HAM Jatim

Peristiwa     Dibaca : 117 kali Penulis:
Minta Dikirim ke Negara Ketiga, Pengungsi Afghanistan Gruduk Kantor Kemenkum-HAM Jatim
FaktualNews.co/Dofir
Ratusan pengungsi asal Afganistan menggelar demo di depan Kantor Kemenkum-HAM, Jalan Kayoon, Surabaya, Kamis (11/11/2021).

SURABAYA, FaktualNews.co – Ratusan pengungsi asal Afganistan menggelar demo di depan Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum-HAM), Jalan Kayoon, Surabaya, meminta bantuan agar segera dikirim ke negara ketiga, Kamis (11/11/2021).

Mereka datang sekitar pukul 10.00 WIB dan membawa poster menuntut pemerintah Indonesia maupun anggota parlemen.

Salah satu poster itu bertuliskan: Parlemen of Indonesia, Please Take Decision for The Future of Refugees, Tolong ambil tindakan untuk masa depan pengungsi.

Salah satu orator aksi juga meneriakan permintaan bantuan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Bapak Jokowi kami minta tolong, sudah 10 tahun, kami sudah capek. Polisi kami minta tolong, kami sudah capek, cukup! Bapak Jokowi, bantu kami. We want justice, process, process, we want process,” teriak si orator aksi.

Selang beberapa menit, tiga perwakilan massa, yakni Muhammad Alif, Muhammad Asbari, dan Asad diajak masuk ke Kanwil Kemenkum-HAM Jatim untuk beraudiensi.

Selanjutnya, mereka ditemui Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkum-HAM Jatim, Jaya Saputra; Karudenim Setyo Budiwardoyo; dan Kapolsek Genteng, Kompol Wisnu S Kuncoro.

Salah satu perwakilan massa sekaligus translator, Alfi mengatakan, para pengungsi Afghanistan tersebut membutuhkan bantuan agar bisa segera berangkat ke negara ketiga.

“Kami sudah 11 tahun berada di Indonesia namun belum mendapat keputusan kapan segera berangkat,” kata Alfi saat audiensi.

Alfi mengungkapkan, para pengungsi sudah menyuarakan aspirasi ke Komisi Tinggi PBB untuk pengungsi (UNHCR) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) sejak 2011. Namun, hanya diberikan janji.

“Sebenarnya kami ke Indoensia hanya untuk transit saja. Tapi selama ini menunggu sudah belasan tahun,” jelansnya.

Ketidakjelasan tersebut, kata Alfi, membuat para pengungsi Afghanistan cemas. Ditambah lagi dengan situasi politik negara asalnya yang semakin tidak menentu.

“Kami percaya bahwa sekarang merupakan waktu yang tepat untuk mencari perhatian negara donor, sehingga mereka dapat membantu kami” ucapnya.

Sementara Jaya — Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkum-HAM Jatim — menyampaikan keprihatinannya dan berharap persoalan para pengungsi Afganistan segera mendapatkan solusi.

Jaya juga menjanjikan bakal menampung semua keluhan yang sudah disampaikan para pengungsi, dan akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat. “Karena bukan porsi kami untuk mengambil kebijakan,” elaknya.

Sekadar informasi, saat ini total ada 396 pengungsi internasional dari 14 negara di Jatim. Paling banyak berasal dari Afghanistan dengan jumlah 283 orang. Mereka tersebar di pusat Akomodasi Puspa Agro, pusat Akomodasi Green Bamboo, maupun pengungsi Mandiri.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Andrian