FaktualNews.co

Sosok Pahlawan Buruh Marsinah, Jadi Semangat Perjuangan Pekerja di Jombang

Peristiwa     Dibaca : 132 kali Penulis:
Sosok Pahlawan Buruh Marsinah, Jadi Semangat Perjuangan Pekerja di Jombang
FaktualNews.co/Diana Kusuma.
Aksi buruh di Jombang saat meminta kenaikan upah 10 persen.

JOMBANG, FaktualNews.co-  Berbicara tentang pahlawan, tentu sosok Marsinah mempunyai arti penting tentang perjuangan hak-hak buruh. Hingga kini, Sosok Marsinah menjadi tonggak semangat para buruh di Kabupaten Jombang.

Salah satu perwakilan buruh di Jombang, Lutfi Mulyono mengungkapkan, dengan semangat Hari Pahlawan tahun 2021 menjadikan momen pengingat  sosok pahlawan buruh dengan kegiatan dan aksi perjuangan Marsinah.

“Awal kita menganggap era terbaru saat ini, pahlawan buruh kita ya Marsinah yang di momenkan dengan beberapa kegiatan dan ekspresi lain dari temen-temen. Nanti kita rapatkan lagi kegiatan seperti apa,” tutur Lutfi, Selasa (9/11/2021) usai menggelar aksi bersama buruh di Jombang.

Lutfi menilai meski Marsinah bergender perempuan tidak menghalangi keberaniannya dalam memperjuangkan hak-hak buruh saat itu.

“Marsinah, beliau sosok perempuan pemberani. Maka dari itu yang harus diedukasi kepada pekerja, buruh perempuan berani menerima resiko berat demi memperjuangkan hak,”tandasnya.

Mengaca pada perjuangan Marsinah, Lutfi mengungkapkan jika buruh di Jombang harus meneladani apa yang dilakukan pahlawan buruh tersebut. Dengan tidak hanya menerima apapun meski hak-hak terabaikan.

“Sekarang pekerja jarang seperti Marsinah, pekerja di Jombang saja contohnya, syukur kebablasan, ikhlas kebablasan. Syukur dapat kerja dan tidak diPHK. Cerminan minoritas ini yang kita pakai untuk edukasi perjuangkan hak dengan apapun resikonya,”ungkap Lutfi.

Dengan semangat Pahlawan Marsinah, Lutfi berharap buruh di Jombang bisa meneladani perjuangan yang ada.

“Tahapan-tahapan saat ini yang bisa dilakukan seperti kita buka dialog. Kita awali buka beberapa isu ketenagakerjaan, kenapa Marsinah mampu menempuh resiko sepert itu tapi kenapa tetap dilakukan,”tandas Lutfi memungkasi.

Seperti diketahui, perjuangan yang dilakukan buruh di Jombang terbaru saat ini, menuntut kenaikan upah sebesar 10% dalam penetapan UMK tahun 2022 yang sedang digodok Dewan Pengupahan Kabupaten Jombang.

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin