FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Warga Terdampak Banjir di Jember Menolak Diungsikan ke Balai Desa

Peristiwa     Dibaca : 112 kali Penulis:
Warga Terdampak Banjir di Jember Menolak Diungsikan ke Balai Desa
FaktualNews.co/Hatta.
Perahu dan logistik untuk korban banjir di Jember disiapkan petugas BPBD Jember dibantu relawan.

JEMBER, FaktualNews.co – Banjir akibat luapan Sungai Tanggul di sekitar wilayah Kecamatan Semboro, hingga pukul 1 dini hari, Kamis (11/11/2021), masih dengan ketinggian air sekitar  60 centi meter. Sejumlah warga sudah dievakuasi dan diungsikan petugas dari TRC BPBD Jember.

Namun demikian terkait lokasi pengungsian, warga setempat lebih memilih mengungsi ke rumah tetangganya di tempat yang aman. Mereka menolak lokasi Balai Desa atau tempat pengungsian yang sudah ditentukan TRC BPBD Jember.

“Warga sudah berada di pengungsian, ketinggian air  sekitar 60 centi meter. Warga banyak yang tidak mau mengungsi karena khawatir dengan harta benda miliknya, juga masih merasa aman dengan kondisi banjir. Yang mau diungsikan ada 13 KK (Kepala Keluarga),” kata Kasun Rowotengah, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Ali Ibrohim saat dikonfirmasi wartawan.

Untuk di wilayah Desa Sidomulyo, debit air banjir luapan Sungai Tanggul terpantau masih cukup tinggi. TRC BPBD Jember masih terus melakukan pendataan dan berkeliling membantu warga yang akan dievakuasi ke tempat aman atau di tempat pengungsian.

“Tapi memang warga lebih memilih mengungsi ke rumah tetangga yang aman dari banjir daripada di tempat pengungsian,” ujarnya.

Terpisah, Koordinator TRC BPBD Jember, Sukirno mengatakan, pihaknya masih melakukan pemantauan di lokasi  banjir karena kondisi air masih tinggi meskipun berangsur mulai turun.

“Warga ada yang sudah kami ungsikan ke tempat aman apakah itu di tetangga dekat atau ke tempat pengungsian di Balai Desa setempat. Namun demikian, sebagai langkah antisipasi kami (TRC BPBD Jember) bersama relawan masih berjaga di lokasi banjir. Karena dimungkinkan ketinggian air akan bertambah tinggi,”kata Sukirno saat dikonfirmasi di lokasi banjir.

“Terkait bantuan logistik dari BPBD Jember sudah kami sampaikan kepada warga. Di antaranya lauk pauk, selimut, alat dapur, alas tidur, pakaian layak pakai, obat-obatan, dan makanan tambah gizi. Korban jiwa tidak ada, semua aman terkendali. Kondisi warga juga sehat sementara ini,” sambungnya.

Dalam penanganan banjir tersebut, sebanyak tiga unit perahu diturunkan untuk membantu proses evakuaai warga. “Kita masih stand by, kondisi air masih tinggi,” ujar Sukirno.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin