FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Situs Pande Gong di Menganto Jombang Diproyeksikan Jadi Wisata Religi

Sosial Budaya     Dibaca : 153 kali Penulis:
Situs Pande Gong di Menganto Jombang Diproyeksikan Jadi Wisata Religi
FaktualNews.co/Diana Kusuma/
Foto : Lokasi ekskavasi situs pande gong di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang

JOMBANG, FaktualNews.co – Kegiatan awal ekskavasi situs bersejarah pande gong di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang tengah dilakukan dengan perkembangannya dapat dijadikan sebuah wisata religi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa setempat, Yunus Ardiansyah, jika setelah ekskavasi dilakukan, ia berharap situs tersebut memiliki tampilan sesuai yang diinginkan.

“Harapannya setelah ekskavasi dan diketahui hasilnya, nanti akan dikembangkan menjadi wisata religi. Dengan hasil yang sebagus mungkin harapannya,” tuturnya, Jumat (12/11/2021).

Mengenai ide ekskavasi situs pande gong ini menurut Yunus, tidak terlepas dari keberadaan peninggalan yang dianggap kuno dan mempunyai historis yang perlu diungkap.

“Awalnya dari beberapa batu dan ditemukan situs yang ada, sehingga ini sebagai dorongan bagi kami, BPCB, dan Dikbud melakukan ekskavasi untuk melindungi cagar budaya,” katanya.

Disamping ditemukan situs yang dinamakan pande gong, nilai historis tempat yang berada di Desa Menganto tersebut juga terdapat punden yang dipercayai sebagai leluhur.

“Selain itu juga ada makam atau punden yang dianggap sebagai pembabat alas sini, jadi memang tempat ini juga dianggap keramat oleh masyarakat sini,” jelasnya.

Mengenai legenda atau cerita masyarakat yang beredar, diungkapkan Yunus jika tempat situs pande gong tidak terlepas dari peradaban orang terdahulu yang kental dengan kesenian gamelan.

“Cerita dari Mbah-mbah dulu, pande gong ini dulu setiap ada hajatan kesini, dan nanti akan keluar semua alat-alat gamelan, alat musik dulu,” terangnya.

Hingga pada perkembangannya, beberapa acara masyarakat Desa menjadikan tempat tersebut untuk sebagian aktifitas berbau tradisi.

“Karena dianggap keramat, aktifitas masyarakat juga dilakukan disini. Seperti ada yang mau hajatan atau sedekah Desa karena ada punden ini,” imbuh Yunus memungkasi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid